20 UNIT BUS TAK MAMPU TAMPUNG JAMA’AH UNTUK MENGHADIRI TABLIGH AKBAR, PULUHAN UMMAHAT ACEH TAMIANG MENANGIS

IMG_7473Tepatnya seperti kisah perang Tabuk, pada saat itu wanita-wanita muslimah menangis karena tidak bisa ikut andil dalam perang Tabuk.

Begitu jugalah yang terjadi dengan Ummahat di Aceh Tamiang, ketika kabar akan diadakannya Tabligh Akbar Kemanusiaan dengan Tema ‘Hangatkan Bumi Syam Di Musim Dingin” telah di sebar baik lewat brosur, sms, dan sosial media, para jama’ah dari berbagai Daerah di sekitar Kota Medan termasuk dari Aceh Tamiang segera mempersiapkan diri untuk menghadiri Tabligh Akbar. Diantara persiapaannya adalah dengan menyewa  beberapa Bus.

Pada awalnya mereka menyiapkan 16 Bus, tapi karena peserta Tabligh Akbar semakin bertambah maka Armada Bus pun di tambah menjadi 20 Unit.  Qodarullah ketika hari yang di tentukan telah tiba ternyata 20 unit Bus yang telah di siapkan tidak mampu menampung jama’ah, karena jama’ah yang hendak ikut semankin bertambah. Akhirnya puluhan Ummahat tidak bisa ikut menghadiri Tabligh Akbar dan tampak di mata mereka menetes bulir-bulir bening. Ya, mereka menangis dan sedih tidak bisa menghadiri Tabligh Akbar Hangatkan Bumi Syam di Musim Dingin yang diadakan di Aula Masjid Dakwah Kampus USU Medan untuk menyimak dan mendengar langsung dari Narasumber tentang kondisi saudara se-Imannya di Bumi Syam, terkhusus di Suriah. Tapi walaupun Raga mereka tidak bisa hadir di acara Tabligh Akbar namun Harta dan do’a mereka titipkan untuk kaum Muslimin Suriah.  Demikian yang di ungkapkan Ust Dede Nurjannata yang juga salah-satu Narasumber Tabligh Akbar yang berasal dari Aceh Tamiang.

 

Reporter: Abdurrahman

Comments

comments

One comment

  1. Subhanallah, jadi terharu baca beritanya,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*