Kisah Relawan ke-10 bersama Fuqara Judaidah

Hari-hari terakhir menjelang kepulangan relawan Syam Organizer kembali bergerak menuju sebuah perkampungan yang benama Judaidah. Menurut penduduk setempat, sebelum konflik meletus, perkampungan ini banyak  dihuni oleh kaum Nasrani, terbukti dengan beberapa gereja besar yang berdiri megah di beberapa tempat. Namun setelah konflik meletus, sebagian besar mereka memilih pergi mengungsi ke kamp-kamp perkemahan dan sebagian lagi keluar negeri, sebagaimana juga kaum muslimin yang sebagian sudah meninggalkan rumah dan memilih hidup di pengungsian. Rumah-rumah yang kosong sebagian kemudian dimanfaatkan oleh para pengungsi dari tempat yang lain untuk sekadar berteduh sementara waktu.

Sebagian besar penduduk di sini adalah fakir dan miskin, kehilangan pekerjaan karena konflik yang berkepanjangan. Mereka bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Itupun tidak mudah karena roda perekonomian yang belum berjalan normal.

Berdasarkan data yang dimiliki oleh relawan lokal, kami berkeliling ke rumah-rumah penduduk yang tergolong fakir dan miskin untuk membagikan paket yang berisi beberapa potong pakain dan baju hangat. [Ibnu S/Ahmad B]

Selesai..

Kisah tim relawan 10
Kisah Sebelumnya Kamp Pengungsian Qadiriyah

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*