Aan: Berdoalah untuk Umat Islam di Syam pada Waktu-Waktu Mustajab

Mas Aan

Bima, Syamorganizer.com – Syamorganizer dan Pengurus masjid Baitul Makmur Kampung Na,e Kota Bima, Propinsi NTB Pulau Sumbawa, yang didukung Oleh Mui Bima menyelenggarakan Tabligh Akbar serentak pada 26 Kota bertajuk Syam Menangis Madaya Menjerit di Masjid Baitul Makmur Kota Bima pada Ahad (14/02/16) pukul 09.30-11.30 WITA. Tidak kurang dari 500 peserta menghadiri kegiatan yang dimoderatori oleh Hasan Alfatih,S.Pd., Asisten Dosen STKIP Taman Siswa Bima.

Sebelum narasumber menyampaikan materi, Adi Wahyudin,S.Pd. Koordinator Syamorganizer Bima menyampaikan tujuan tabligh akbar, dan ucapan terimakasih kepada seluruh masyarakat dan segenap komponen yang membantu acara tersebut. Dia juga berharap agar masyarakat senantiasa mengikuti tabligh akbar tersebut sampai selesai dan sehingga dapat mengambil manfaatnya.

Pada sesi penyampaian materi Mas Aan, relawan kemanusiaan Indonesia ke Suriah, berbagi pengalaman dan testimoni tentang perjalanan beliau selama di Suriah.

“Kepergian kami ke Suriah tidak lain untuk melihat kondisi kaum muslimin di Suriah secara langsung dan menyampaikan bantuan dari kaum muslimin Indonesia yang diamanahkan kepada Syam Organizer”, jelasnya.

Pada kesempatan itu pula relawan tersebut, menayangkan beberapa video yang menggambarkan penderitaan yang dialami oleh kaum muslimin di Suriah. Suasan haru pun terasa di ruangan tersebut. Rasa sedih terpancar dari wajah mereka dan isak tangis tak dapat mereka tahan demi melihat kondisi saudara-saudara muslim di Suriah, terlebih di Madaya.

Mas Aan juga mengajak masyarakat untuk senantiasa membantu dengan menginfakkan harta terbaik yang dimiliki untuk sauadar-saudara muslim di Bumi Syam.

“Berdoalah untuk saudara-saudara muslim di Bumi Syam pada waktu-waktu mustajab”, ajaknya
“Saat ini lebih dari 15 Kota di Bumi Syam di blokade selama lebih kurang 6 bulan lamanya, lebih-lebih yang terjadi di salah satu kota di Syam yaitu Madaya.”, demikian beliau mengakhiri pembicaraanya.

Apa yang disampaikan Mas Aan membuat mata hati dan perasaan jamaah terbuka untuk mendonasikan harta terbaik mereka untuk saudara-saudara muslim di Bumi Syam. Hal ini terlihat dari banyaknya jamaah yang secara terus menerus berinfak dan memasukkan lembaran uang ke kotak infak yang telah disediakan oleh panitia. Bahkan ketika acara telah selesai ada beberapa dermawan yang tadinya pulang dan kembali membawa uang untuk dititipkan kepada Syam Organizer selanjutnya akan disampaikan kepada kaum muslimin di Bumi Syam, khususnya Palestina dan Suriah. (adi/syamorganizer.com)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*