Abaikan Derita Suriah Bukti Terjangkit Al Wahn

Mataram – Syamorganizer.com- Gema event Sehari Peduli Suriah Bersama Syam Organizer berkumandang di 39 kota di Indonesia, Ahad (22/06). Salah satunya di kota Mataram. Meski mendung menyelimuti langit kota tersebut, kaum muslimin tetap semangat berbondong menghadiri event yang dikemas dalam bedah buku Huru Hara Irak Syria dan Mesir. Event yang diselenggarakan oleh Syam Organizer Daerah Mataram ini menghadirkan 2 pembicara, yakni Ust. Fahrurozy Abu Syamil dan Dr.Subhan Abdullah, M.A.

Dalam sambutan pengantarnya Sekjen Penasehat DDI Prov. Nusa tenggara Barat,H. Sri Bintoro S.Si menjelaskan hiruk pikuk politik telah melalaikan umat islam terhadap penderitaan saudaranya di Suriah. Menurutnya, mengabaikan penderitaan saudara muslim menunjukkan hilangnya solidaritas iman seorang muslim.

“Kala euforia panggung politik yang hari ini menyelimuti masyarakat kita, sehingga kepeduliaan akan saudara saudara muslim Suriah  terabaikan oleh kaum muslimin,  itu sungguh telah hilang rasa solidaritas iman kita sebagai kaum muslimin.” Lebih jauh beliau menegaskan abainya kaum muslimin terhadap derita saudaranya menunjukkan bahwa umat islam telah terjangkiti penyakit wahn (cinta dunia dan takut mati-red).
“Parahnya lagi bagaimana akan datang An Nahsr, pertolongan Allah,  sementara usaha untuk menolong Dien ini karena nasib saudara yang tertindas di belahan bumi lain telah diabaikan, itu pertanda musibah al wahn sedang  menjangkiti hati kaum muslimin. Bahkan, jika keberanian dan kedermawan telah ditinggalkan maka sesungguhnya umat ini sedang mendekati kehinanaan”.

Sementara itu Ust. Fahrurozy Abu Syamil menjelaskan bahwa berdasarkan nubuat, kelak akan bangkit khilafah islam di Akhir Zaman dengan pertanda munculnya imam Mahdi di Bumi Syam. Pemerhati dunia islam dari Yogyakarta ini juga membahas sebuah makalah the Global Map Future  yang berisi makalah data penelitian prediksi badan intelijen Amerika yang dirilis tahun 2004 tentang kebangkitan khilafah islam di abad 21 ini. Dalam penjelasannya disebutkan bahwa pertarungan Islam dan musuh musuhnya akan berbenturan dan mengubah tatanan dunia. Tegaknya khilafah akan mengayomi seluruh penjuru dunia dan membahayakan musuh musuh islam dalam mengkampanyekan kebatilan yang dikemas sedemikian rupa.

Di sesi berikutnya, Dr.Subhan  di dalam pemaparanya menjelaskan bagaimana air mata Rasulullah membasahi jenggotnya saat berdoa agar kelak kaum muslimin dijauhkan dari fitnah dan bala’ di akhir zaman yang akan membinasakan mereka sendiri. Doa itu merupakan doa terindah yang dilantunkan Rasulullah untuk umat umatnya di akhir zaman karena luar biasanya bahaya fitnah dimasa itu, dimana

keimanan akan menjadi bara api yang harus digenggam dan menuntut kaum muslimin untuk tetap tsabat dan sabar meniti jalan istiqomah di atas al haq.

Pada acara itu terkumpul dana 8.300.000,- 1 buah arloji dan 1 buah alqur’an.

Rep: Ali/Syam Organizer Daerah Mataram
Red: AR70

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*