Angga Dimas : Cegah Aliran Sesat Syi’ah di Sekitar Kita

Syam Organizer – Ahad, 10 Nopember 2013 giliran Kota Kendal mengadakan event bertajuk “Tebar Cinta untuk Bumi Syam” (TCuBS). Event yang diprakarsai oleh Syam Organizer bekerja sama dengan Hilal Ahmar Society (HASI), Forum Indonesia Peduli Syam (FIPS), Takmir Masjid Baitul Hikmah Gemuh, dan Takmir Masjid Baitunni’mah Perum Praja Mukti ini mendapat antusias dari masyarakat Kendal.
 
Untuk efektifitas,  efisiensi dan sekaligus memperbanyak titik acara maka event kali ini di gelar di dua tempat yang berbeda waktu dan tempat.Malam Ahad sebagai event partama digelar di Masjid Baitul Hikmah Gemuh dengan pembicara tunggal yaitu Angga Dimas Persada. Pada kesempatan tersebut mewaspadai aliran sesat Syi’ah dan perkembangannya menjadi tema utama.  Hal ini karena kesesatan agama Syi’ah sudah sangat jelas dan sudah mulai berani terang-terangan.
“Syi’ah itu sesat, tapi penganutnya kini mulai berani menampakkan diri di sekitar kita, bahkan mulai memancing suasana panas. Lihat saja beberapa tokoh Syi’ah sudah menjadi caleg untuk Pemilu 2014, beberapa acara syi’ah seperti memperingati Idul Ghadir di Jakarta, acara hari ‘Asyuro yang pernah digelar di PRPP Semarang, sampai kasus pembunuhan muslim Sunni di Jember beberapa waktu lalu”, jelas aktivis HASI ini.
 
Meski malam semakin larut, peserta putra maupun putri tetap antusias memerhatikan dengan seksama. Angga Dimas lebih lanjut memaparkan tentang data-data Syi’ah di Indonesia mulai dari ormas-ormas Syi’ah, tokoh-tokohnya, yayasan-yayasannya dan juga ajaran-ajaran sesatnya. Peserta yang hadir pun dibuat terbelalak saat ditampilkan wajah-wajah para tokoh Syi’ah Indonesia yang sudah sering muncul di televisi. “Oooo… ternyata dia Syi’ah”, celetuk seorang peserta keheranan.

Mengakhiri pemaparannya, lelaki yang juga sarjana farmasi ini mengajak untuk menangkal bahaya Syi’ah di sekitar tempat tinggal kita masing-masing.
“Syi’ah selagi masih kecil segera kita cegah, laporkan secara hukum dengan delik penistaan agama atau meresahkan masyarakat”, paparnya.

Kemudian, Ahad paginya event TCuBS ini digelar di Masjid Baitunni’mah Perum Praja Mukti Kendal. Sebagai pembicaranya yaitu Mas Angga Dimas yang materinya meneruskan materi malam Ahadnya. Ada juga dr. Fahmi Yamani, Relawan HASI Tim ke-2 yang menjadi ahli medis saat bertugas di medan perang di Suriah. Beliau menjelaskan tentang kondisi Suriah dan rakyatnya yang kini dalam keadaan sangat mengenaskan dan sangat membutuhkan bantuan dari ummat Islam. “Kalau kita hari ini kekurangan sandang, pangan dan papan, tapi kita masih diberikan kesempatan oleh Alloh untuk bekerja dan berusaha. Sedangkan ummat Islam di Suriah, mereka kekurangan sandang, pangan, papan, dan  bahkan segala hal, tapi juga kesempatan bekerja dan berusaha tidak memungkinkan”, jelas dokter yang hampir saja terkena bom birmil saat bertugas di salah satu rumah sakit di Suriah ini.

Di akhir acara, tampil Ust. Masduki, praktisi dakwah dari Kota Batang. Beliau mendapat mandat menyemangati peserta untuk membantu saudara-saudara muslim Suriah dengan mengeluarkan infaq dan sedekah. Dengan gaya bahasa yang renyah dan mantap, ustadz muda ini mejelaskan tentang pentingnya infaq membantu saudara-saudara muslim Suriah yang kini terdzolimi.

Rep: Mas Pras 313
Red: AR70

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*