Antara Perancis, Palestina, dan Suriah

M2U02421.MPG_000297044

Poso, Syamorganizer.com – Ketua Front Pembela Islam Kabupaten Poso, Ustadz Sugianto Kaimuddin, S.Kep., berorasi pada Tabligh Akbar Bantu Suriah Pertahankan Al Aqsha (15/11/2015) di lapangan Sintuwu Maroso. Ustadz Sugianto Kaimuddin menyatakan bahwa persatuan di bawah kalimat tauhid adalah modal utama untuk melawan kaum kafir. Ummat Islam harus yakin bahwa tidak ada kekuatan apapun yang dapat mengalahkan kekuatan Allah.

“Kita berkumpul di sini, kita yang ada di sini mudah-mudahan selalu mendapat magfiroh dari Allah subhanahu wa ta’ala. Dikuatkan iman kita, dipersatukan kita, tiada lain dengan kalimat asyhadu anla la ilahaillahu wa asyhadu anna muhammadarasulullah. Kalau kita yakin akan kekuatan Allah, maka akan diturunkan tentara-tentara Allah untuk membantu kita. Jangan pernah takut dengan ancaman manusia, karena manusia ciptaan Allah dan pasti karena Allah.” ungkapnya.

Menyikapi kejadian di Paris yang belum lama terjadi, Ustadz Sugianto Kaimudin menegaskan bahwa umat Islam diperlakukan secara tidak adil. Seluruh manusia mengutuk ketika ada beberapa warga Paris yang dibunuh. Namun tidak demikian ketika masyarakat muslim Suriah dan Palestina yang dibantai. Menurutnya ini adalah sebuah ketidakadilan yang nyata.

“Kita lihat ada ketidakadilan dalam penegakkan hukum internasional, ketika ada orang Paris kemarin ditembak dan dibom, seluruh negara mengutuk. Sementara hal itu tidak mereka lakukan terhadap warga Suriah dan Palestina, mana itu keadilan? Kapan ketika Suriah dibantai, Kapan ketika Pasletina dibantai, adakah negara-negara yang mengutuk? Sepenggal saja orang Paris ditembak, seluruh negara mengutuk biadab, apakah ini adil…” tegasnya.

Ustadz Sugianto juga membeberkan bahwa belum lama telah terjadi pembantaian di satu rumah sakit di Palestina. Namun dari kejadian ini tidak ada negara yang mengutuk, semua bungkam. “Kemarin telah terjadi pembantain. Umat Islam Palestina dibunuh dalam satu rumah sakit, Siapa yang mengutuk? Siapa yang marah? Tidak ada. Negara termasuk Jokowi tidak berani mengutuk, karena intervensi asing sangat tinggi.”

Dengan kedzaliman yang terjadi, Ustadz Sugianto yang membawa organisasi Front Pembela Islam Kabupaten Poso bersama-sama Organisasi Islam lain mengajak kepada seluruh umat Islam untuk membantu saudara muslim yang ada di Suriah dan Palestina. (Rep.: Eko Purwanto)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*