Antara Sepak bola dan Ukhuwwah Islamiyyah

bola

Direktur Pemasaran Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Edi Prasetyo menyebut, tiket pertandingan uji coba antara Timnas Indonesia melawan Suriah di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu, (15/11) malam WIB, dijual secara “online” demikian diberitakan oleh sepakbola.com. Informasi ini menjadi menarik untuk dicermati mengingat tim kesebelasan yang akan bertanding adalah Timnas Indonesia melawan Suriah. Sebagaimana telah banyak diberitakan bahwa sejak tahun 2011 sampai saat ini Suriah telah digoncang dengan tragedi kemanusiaan. Bahkan Komisi PBB untuk Suriah menyatakan bahwa perang yang terjadi di Suriah adalah bencana kemanusiaan terburuk sejak perang dingin. Pernyataan itu dipertegas lagi oleh PBB yang menyatakan konflik Suriah adalah tragedi kemanusiaan terbesar di masa ini.

Apa yang dinyatakan oleh PBB ini menjadi sangat ironis jika dilihat sikap dari negara-negara di dunia ini. Menurut, Chairul Abu Usamah, relawan Indonesia untuk Suriah, sampai hari ini belum ada satu negara pun yang terpanggil untuk membantu meringankan beban kemanusiaan yang dialami oleh rakyat Suriah. Kalau toh ada, mereka bukan resmi dari utusan negara, tetapi hanya NGO yang secara spontan terpanggil melihat derita yang dialami oleh warga Suriah, khususnya kaum muslimin.

Kondisi tersebut diperparah dengan akan datangnya musim dingin. UNHCR menyebutkan bahwa para pengungsi Suriah setidaknya membutuhkan 27,4 juta US Dollar untuk menghadapi musim dingin tahun 2014. Sementara badan yang bertanggung jawab dalam penanggulangan pengungsi (UNHCR)hanya mampu mendistrubusikan bantuan untuk 50 % dari total jumlah populasi pengungsi. Hal itu menunjukkan masih banyak kebutuhan pengungsi yang belum bisa terpenuhi.

Menyikapi hal itu beberapa NGO secara masiv mengampanyekan Save the Children of Syria. NGO tersebut antara lain Syam Organizer, FIPS(Forum Indonesia Peduli Syam), MLLS (Malaysia Life Line for Syria), Syria Care, MAPIM, Malaysia Global Peace Mission for Syria, ABIM,  dan beberapa NGO Malaysia. Beberapa NGO lain di Indonesia yang konsen masalah Suriah juga baru gencar-gencarnya mengkampanyekan Kondisi di Suriah yang menghadapi musim dingin seperti HASI, Sahabat Suriah, Misi Medis, Peduli Muslim serta Syam Organizer . Masyarakat muslim Suriah  mengalami derita kemanusiaan terburuk, usaha beberapa NGO untuk menumbuhkan empati kepada semua manusia di mana pun berada terasa menjadi kabur ketika ada berita yang menginformasikan bahwa besok, Sabtu (15/11) Timnas Indonesia akan melawan tim kesebelasan Suriah. Orang tentu akan segera bertanya benarkah kondisi Suriah sebagaimana yang diberitakan selama ini?

Karenanya, sebagai seorang muslim tentu kita akan berpikir panjang untuk mengeluarkan uang hanya untuk memenuhi keinginan sementara suadara kita di Suriah hari ini berjuang mempersiapkan datangnya salju dengan dingin yang menusuk. Bahkan di tengah getirnya kehidupan yang tidak menentu di musim mendatang, birmil dan roket dari koalisi anti islam masih menjadi ancaman sehari hari. Di sinilah umat Islam mempertaruhkan atara Sepak Bola dan Ukhuwwah Islamiyyah [ar70/klt]

 

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*