Bandar Lampung Galang Solidaritas Muslim Suriah

 

BANDARLAMPUNG – Kemalangan umat muslim di belahan dunia lain masih menjadi perhatian masyarakat Lampung. Hal itu dibuktikan dari upaya penggalangan dana untuk warga Suriah di Masjid Nurul Ulum, Rajabasa, Bandarlampung kemarin (2/6) pukul 08.30 WIB.

    Pada kegiatan yang dihelat Hilal Ahmar itu, ratusan warga Lampung yang hadir mendonasikan hartanya hingga bantuan mencapai Rp75 juta. Ketua panitia penyelenggara Abdurrazaq Naufal menyatakan akan terus berupaya menggalang dana selama masih ada umat muslim yang tersakiti. Upaya itu sebagai bentuk kepedulian antarsesama muslim di dunia, terutama di Suriah.

    ’’Hal ini sesuai sabda Rasulullah bahwa siapa saja yang menelantarkan seorang muslim yang harga dirinya terinjak-injak dan tersakiti, maka Allah SWT akan menelantarkannya saat dia membutuhkan pertolongan,” kata Abdurrazaq yang juga ketua Yayasan Al-Falaah itu.

    Ditambahkannya, dana yang terkumpul akan disampaikan ke Hilal Ahmar Society Indonesia untuk disalurkan kepada masyarakat muslim di Suriah. Ia melanjutkan, Suriah dipilih karena belum ada perhatian dari kaum muslim di dunia.


  
’’Fokus umat muslim sudah banyak ke Palestina dan Gaza. Jadi, kami coba membantu Suriah,” ulasnya.
    Diketahui, tablig akbar bertajuk Air Mata Suriah itu diisi dengan tausyiah oleh Ustad Abu Rusydan dan dr. Solechin Prasetyo yang berbagi pengalamannya di Suriah. Abu Rusydan menjelaskan, kegiatan ini merupakan sebagian kecil dari jihad dengan menginfakkan sebagian harta yang dimiliki untuk saudara sesama muslim.
    ’’Kami memberikan pemahaman jihad tidak sebentar. Bukan seperti kegiatan anarkisme ataupun kekerasan,” ucapnya.
    Dalam tausyiahnya, Abu Rusydan juga menyampaikan bahwa negeri Syam merupakan bumi pilihan Allah SWT dan siapa yang akan bergabung ke sana mendapatkan kehormatan yang tak terhingga. ’’Yang terjadi dalam negeri Syam bukan perkara akidah, tetapi lebih ke konflik antarsesama muslim yang dibumbui Amerika,” ungkap dia.
    Abu Rusydan menambahkan, di Suriah, rakyat menjadi korban perang antarsesama. ’’Rezim Bashar Al-Assad pun selalu mengorbankan rakyatnya yang tidak berdosa dalam memberantas para pemberontak,” tuturnya.  
  
Senada, dr. Solechin Prasetyo saat berbagi pengalamannya selama di Suriah menuturkan, banyak pembantaian terhadap warga sipil di sana. Terutama terhadap anak-anak dan perempuan yang tidak mengetahui apa-apa.
    ’’Bahkan, jurnalis muslim pun menjadi sasaran tembak oleh pihak yang bertikai antara pemerintah dengan yang disebut sebagai teroris,” ungkapnya. Ia meminta doa agar warga Indonesia di sana dalam kondisi baik-baik saja. ’’Serangan membabi-buta dilakukan dengan dalih teroris di sana sudah meresahkan pemerintah,” papar dia.
    Untuk itu, bantuan dari masyarakat Indonesia umumnya dan warga Lampung khususnya akan sangat membantu mengurangi beban mereka. ’’Bantuan yang digalang dari Hilal Ahmar ini akan disalurkan ke tempat-tempat yang memang sangat membutuhkan. Terutama paramedis untuk menolong para korban yang masih bisa diselamatkan,” tuturnya. (asy/p2/c1/fik)  

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*