Bashar Al Asad Berikan Kewarganegaraan Suriah Kepada Ribuan Anggota Syiah Hizbullah

Sweida – (Syamorganizer.com) – Rezim Nushairiyah,  Bashar Al Asad, baru-baru ini menggulirkan kampanye perubahan kependudukan kepada ribuan pengikut Syiah Lebanon dan Irak, untuk diakui sebagai warga Negara Suriah. Para pengikut Syiah tersebut diakui sebagai penduduk provinsi Sweida yang mayoritas penduduknya berpengikut sekte Druze.
Sebuah sumber dari Suriah mengatakan, “Presiden basher Al Asad memulai kampanye distorsi demografi di provinsi Sweida yang mayoritas penduduknya dari sekte Druze” tuturnya kepada kantor berita Jerman, WBA, sebagaimana dilansir alyoum7.com, Kamis lalu, 11/7/2013.
Sumber itu menjelaskan bahwa rezim Suriah baru-baru ini membuka pintu pemberian kewarganegaraan Suriah kepada sekitar 40 ribu orang yang hampir semuanya adalah anggota Syiah Hizbullah Lebanon dan Syiah Hizbullah Irak, yang ikut bertempur membantu Bashar Al Asad di Suriah. “Dan juga warga sipil dari sekte Syiah lainnya” tambah sumber yang tidak mau disebutkan namanya tersebut.
Ia menambahkan, “Kampanye ini akan menyerap mayoritas penduduk berpengikut Syiah, dibanding pengikut sekte Druze, di provinsi Sweida yang terletak di selatan Suriah, yang berbatasan dengan Israel” tambahnya.
Sumber itu menunjukkan, para militan Syiah yang bertempur membantu Bashar Al Asad dan sudah diakui secara resmi sebagai warga Suriah tersebut akan menempati kota Riyadhiyah di distrik Qanawat, provinsi Sweidah. Sebagian lainnya akan menunggu instruksi pemerintah Suriah.
Sumber tersebut mengungkapkan bahwa pengikut Syiah yang sudah mendapatkan kewarganegaraan Suriah, nama marga mereka akan dirubah dengan nama marga keturunan Druze yang merupakan penduduk asli provinsi tersebut. “Pemerintah Suriah telah menggencarkan kampanye ini sejak seminggu yang lalu” tegasnya.
Sumber tersebut mengatakan bahwa jumlah penduduk asli yang tinggal di distrik Riyadhiyah sejauh ini sebanyak 2.400 warga. Pemerintah Suriah memberikan kekuasan dan kebebasan penuh terhadap sekte Druze yang tinggal di provinsi tersebut, termasuk kepada para pembesar-pembesar mereka, seperti Al Aql Nazih Husain yang dikenal sangat getol membela Bashar Al Asad, mengatur kehidupan mereka.
“Ini memungkinkan pembentukan milisi-milisi baru dari sekte Durze di bawah komando Hizbullah” pungkas sumber tersebut.
Perlu diketahui, sekte Durze adalah sekte sempalan yang mengaku dirinya keturunan Arab. Ajaran mereka dipengaruhi antara lain oleh filsafat Yunani, Gnostisisme dan Kekristenan. Sekte ini berkembang dari sekte sesat Ismailiyah, sebuah gerakan filsafat yang didasarkan pada Bani Fatimiyah, yang dikenal dengan ke-Syiah-annya. Para pengikut mereka tersebar di sejumlah Negara timur tengah, seperti Suriah, Lebano dan Qatar, dan juga dinegara-negara Barat. [sumber: hunef/kiblat.net]

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*