Berkendaraan Umum Seorang Ibu Infaqkan Ratusan Ribu dan 30 Euro di SPMB

Tangerang – syamorgnizer.com – Tabligh Akbar Saatnya Peduli Mari Berbagi untuk Bumi Syam di Masjid Al-Jihad Kecamatan Balaraja Kabupaten Tangerang berlangsung khidmat, Ahad (25/5/2014). Diawali dengan penampilan anak-anak TPQ Ibnu Abbas Villa Balaraja dan TPA Al-Islam Mustika Tangerang yang melantunkan hafalan do’a, hadits dan surat-surat pendek kemudian acara dibuka pada pukul 09.15.

Sambutan pertama dari ketua panitia, bapak Teguh, beliau menyampaikan bahwa acara tabligh yang diselenggarakan oleh Syam Organizer bekerjasama dengan Persaudaraan Muslim Banten, FORKAMBAS dan DKM Al-Jihad Balaraja ini merupakan wujud kepedulian terhadap saudara-saudaranya di negeri Syam. Ukhuwah islamiyah tidaklah dibatasi oleh batas-batas teritorial negara, demikian paparnya.

Sementara itu, ketua DKM Al-Jihad, Ustadz Santa mengucapkan banyak terima kasih atas diselenggarakannya acara ini guna meningkatkan keimanan dan menambah erat ukhuwah kaum muslimin. Dalam sambutannya, beliau juga menyoroti acara-acara televisi yang banyak ditunggani program-program Yahudi guna menghancurkan generasi muda ummat Islam. Karenanya beliau memandang perlu agar masjid-masjid dimakmurkan dengan kegiatan-kegiatan semacam tabligh akbar ini.

Paparan materi tabligh pertama disampaikan oleh Ustadz Abu Al-Iz (Direktur At-Tauroh Institute – Bekasi). Beliau menyoroti tentang terjadinya Arabic Spring bahwa kondisi ummat Islam masih kurang menggembirakan. Loncatan perubahan akan dapat dicapai bila kita dapat menyelesaikan beberapa masalah diantaranya masalah selimut (keluarga) dimana bila keluarga kita mendukung langkah perjuangan, akan terjadi loncatan perubahan kondisi ummat Islam ke arah yang lebih baik. Kita juga harus sudah selesai dengan urusan-urusan keduniaan dan lebih fokus pada masalah-masalah keimanan (keakhiratan) hingga perjuangan menjadi lebih fokus. Beliau juga menyerukan agar kita menolong saudara-saudara kita yang berbuat dholim maupun yang terdholimi.

Pembicara ke-2, Ustadz Fuady Abu Uweis As-Syami memaparkan tentang keutamaan negeri Syam yang diberkahi. Relawan kemanusiaan untuk Suriah ini menuturkan kesaksiannya akan derita yang dialami kaum muslimin yang ditindas rezim Syiah Nusairiah. Kaum muslimin yang terkepung tidak mendapatkan suplai makanan hingga meminta fatwa kepada ulama agar dibolehkan makan daging kucing.

Isak tangis mewarnai suasana tabligh akbar yang dihadiri sekitar 200 orang ini ketika Ustadz Fuady memutar video anak-anak korban bom chlorine yang digunakan rezim nusairiyah untuk menyerang kaum muslimin. Terlihat dalam video, seorang bayi yang nafasnya seperti tercekik, badannya kejang-kejang dan banyak keluar cairan dari mulutnya.

Di akhir acara terkumpul dana sebesar Rp.11.982.000 + 30 euro + 1 buah HP. Setelah selesai acara, seorang ibu menghampiri panitia, minta untuk dipertemukan dengan ustadz Fuady. Rupanya, sang ibu ini datang ke acara tabligh dengan naik kendaraan umum karena tidak ada anak yang bisa mengantarkannya. Beliau-lah yang menyumbang 30 euro dan beberapa ratus ribu pada sesi pengumpulan dana infaq. Sang ibu juga meminta nomor rekening Syam Organizer yang akan diberitahukan kepada saudara-saudaranya agar ikut berinfaq.

Selain itu juga ada tambahan infaq lagi dari muhsinin yang lain sebesar total 2juta 700rb rupiah. Jadi, total perolehan dana infaq sebesar Rp.14.682.000 + 30 Euro + 1 buah HP. Semoga semua jerih payah pihak-pihak penyelenggara dan para donatur serta yang berinfaq diterima sebagai amal ibadah di sisi Allah Subhanahu Wataala, dilipatgandakan pahalanya dan diberkahi harta dan keluarganya.

Rep:Rudi/Syam Organizer Daerah Tangerang

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*