Berpegang Fatwa MUI, Kemenag Tetap Tegas Tolak Miss World

JAKARTA (Syamorganizer.com) – Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) menegaskan tetap menolak dengan tegas rencana kontes kecantikan Miss World 20013 yang akan diselenggarakan di Indonesia.

Menurut Menag Suryadharma Ali, hal tersebut karena Kemenag berpegang pada fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam menyikapi kontes kecantikan Miss World 2013 yang akan digelar di Bali dan Bogor Jawa Barat.

“Yang jelas, dari sisi Kementerian Agama tetap berpegang kepada fatwa Mejelis Ulama Indonesia bahwa sebaiknya kontes tersebut tidak diselenggarakan di Indonesia,” kata Suryadharma Ali kepada awak media, Selasa (3/9/2013) di Jakarta.

Lebih lanjut, Ketum PPP ini menegaskan, meskipun saat ini antar kementerian belum memiliki persepsi yang sama dalam menyikapi ajang pamer aurat tersebut, namun Kemenag tetap mengacu pada fatwa MUI.

    …Kementerian Agama tetap berpegang kepada fatwa MUI bahwa sebaiknya kontes tersebut tidak diselenggarakan di Indonesia…

“Bisa jadi kementerian perdagangan menyebut bisa mendatangkan devisa, kementerian pariwisata lain lagi. Namun rujukan kita (Kemenag -red) tetap kepada fatwa MUI,” tegasnya.

Kemenag, kata Suryadharma Ali, tidak pada otoritas untuk melarang atau membolehkan, sebab kewenangan itu masih ada pada para pemangku kepentingan lain dan tidak pula memiliki kewenangan untuk memberi izin penyelenggaraan tersebut.

Ia kembali menegaskan, penyelenggara ajang buka-bukaan aurat pengundang adzab Miss World 2013 harus memperhatikan fatwa MUI. MUI jauh hari telah menyatakan menolak keras karena tidak sesuai ajaran Islam yang mewajibkan muslimah menutup aurat.

“Bukan hanya tidak sesuai ajaran Islam, nilai yang diusung Miss World juga sangat berbeda dengan budaya Indonesia. Saya berharap agar tidak ada kontroversi di kita. Kita memerlukan ketenangan,” tandasnya. [sumber:voa-islam.com/Khal-fah/dbs]

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*