Catatan Relawan #1 ‘Antakiyah Yang Indah’

Dr. Romi memenuhi janjinya untuk mengajak kami jalan-jalan sebelum masuk ke Salma. Selepas makan makan, dengan dua mobil sedan, dr. Romi dan akh Abu Uday membawa kami berkeliling melihat Kota Antakiya. Selama perjalanan kota kecil ini tak jauh berbeda dengan kota-kota di Indonesia. Namun menjadi berbeda ketika dr. Romi membawa kami ke dataran yang cukup tinggi. Dari ketinggian ini, Antakiyah yang bertabur cahaya  terlihat sangat indah di bawah sana. Udara dingin yang menusuk tulang  tidak mengurangi semangat untuk menikmati mandhor jamil ini. Bahkan udara dingin ini membuka pintu rejeki bagi kami. Dr. Romi yang baik hati ini, mengajak kami mampir ke kafe dan memesan minuman penghangat khas Turki; syahlab. Minuman susu kental yang dicampur kismis dan rempah yang kami tidak mengenalnya. Yang jelas “Maknyuss…!”, begitu komentar Abu Zahida saat pertama mencicipinya.
Namun sayang, saat menikmati keindahan Antakiyah dengan minum syahlab terganggu dengan pelayan yang kurang menyenangkan.

Abu Uday merasa kesal dan menduga dia bagian dari Nushairi. Allah yahdiika yaa khoodim…
Rep: Relawan Syam Organizer tim 2
Red: Osama

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*