Catatan Relawan # 17: Setiap rupiah yang didonasikan menjadi penghangat bagi muslimin di Suriah.

Yamadiyah – Syamorganizer.com – Hari ini, Rabu 30 Oktober 2013 jadwal kami memenuhi janji kepada saudara-saudara kami di camp pengungsian Yamadiyah Jabal Turkman. Pada kunjungan hari Senin sebelumnya kami berjanji memenuhi permintaan mereka yaitu tepung gandum, gula, dan midfa’ (alat penghangat ruangan).
Biasanya kami bertugas menyalurkan bantuan menggunakan satu mobil ambulan. Barang-barang bantuan cukup diangkut dengan mobil ambulan yang memang lapang. Namun kali ini karena bahan bantuan cukup banyak dan berat, maka diperlukan truk untuk mengangkutnya. Akhirnya mobil ambulan yang kami naiki beriringan dengan truk yang membawa bahan bantuan menuju Yamadiyah.
Pukul 14.30 kami sampai di tenda pengungsian Yamadiyah. Anak-anak berhamburan menyambut kedatangan kami. Kaum bapak dan pemuda keluar dari tenda dan turun ke jalan. Sementara ibu-ibu hanya duduk dan berdiri di depan tenda melihat dari kejauhan.
Sebelum pembagian, dr. Romi menyampaikan sambutan ucapan terima kasih kepada para dermawan Indonesia. Sementara sambutan dari Syam Organizer dan Hilal Ahmar Society Indonesia diwakili Abu Dina. Dalam sambutannya, Abu Dina menegaskan bahwa Syam Organizer dan Hilal Ahmar Society Indonesia bersama kaum muslimin di Indonesia bertekad akan terus berusaha membantu dan memperhatikan bumi Syam dan penduduknya hingga kemenangan terwujud.
Prosesi kata sambutan berlangsung singkat. Dr. Romi yang menghandle langsung pembagian bantuan. Beliau memanggil satu persatu setiap kepala keluarga untuk mengambil bantuan. Ada 31 keluarga dan 40 tenda yang menerima bantuan. Masing-masing mendapat dua kilogram gula, lima puluh kilogram tepung gandum sebagai bahan baku hubuz –roti makanan pokok mereka, dan satu set midfa’.
Pada musim dingin ini –bahkan dua bulan ke depan akan turun salju-, mereka memang sangat membutuhkan penghangatan. Selain jaket, mantel salju, selimut tebal, sepatu boot, diantara penghangat tubuh yang lazim digunakan penduduk Suriah adalah midfa’, aitu penghangat ruangan sederhana berbentuk drum yang terbuat dari seng tebal. Di dalam drum inilah kayu bakar dinyalakan. Panas kayu bakar ini yang akan menghangatkan ruangan, sementara asap pembakaran dibuang keluar melalui pipa cerobong.
Semoga kaum muslimin Indonesia terus berkenan berbagi kehangatan dengan saudara-saudara muslim di Suriah. Setiap rupiah yang didonasikan akan menjadi penghangat bagi mereka. Tidak hanya menghangatkan tubuh mereka dari suhu dingin tapi juga menghangatkan jiwa mereka hingga tetap sabar dan tegar melewati perjuangan iman yang berat ini. Insya Allah.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*