Dari Masjid Amal Maghfirah Pekanbaru untuk Bumi Syam

dari masjid amal

Pekanbaru,-Syamorganizer.com – Malam spesial dirasakan oleh warga sekitaran Masjid Amal Maghfirah (Jln. Lobak, Gg. Amal) Pekanbaru pada 20 Maret 2015 lalu. Betapa tidak, di kajian rutin pekanan kali ini mereka disuguhkan dengan tema yang sangat menyentuh Tabligh Akbar “Hangatkan Bumi Syam di Musim Dingin”.

Syam Organizer bekerjasama dengan takmir Masjid Amal Maghfirah mengajak jamaah untuk mendekat dan merapat dengan Bumi Syam. Masih banyak yang belum mengetahui tentang bumi yang barokah tersebut, tentang kisah para Nabi dan Rasul yang hijrah dan menetap di sana, tentang ratusan para sahabat Nabi yang hidup dan meninggal di sana, lalu tentang realita airmata yang bersimbah darah di abad milenium yang kita berdiri di atasnya.

Bumi Syam, sebagaimana yang dijelaskan oleh Ulama Riau, Ustadz H. Abdul Shomad, Lc.,M.A  yaitu buminya para Nabi. Nabi Ibrahim dan Nabi Musa pernah hijrah ke bumi Syam. Nabi Isa hidup di bumi Syam. Lalu Nabi Muhammad sejak kecil telah dibawa pamannya Abu Thalib untuk berniaga di bumi Syam.

Menukil Surah Al Isra’ ayat pertama, Ustadz Abdul Shomad mengingatkan kembali tentang betapa berkahnya bumi Syam yang kini terpecah menjadi 4 negara : Palestina, Suriah, Yordania dan Lebanon. Khusus Suriah, yang kini masih mencekam akibat keganasan rezim Syiah Nushairiyyah ditambah lagi musim dingin yang ekstrim, Ustadz Abdul Shomad mengajak jamaah untuk menginfakkan harta demi membantu Muslim Suriah yang kedinginan.

“Duit akan dikirim ke Negeri Syam, untuk apa? Untuk beli selimut, karena di sana musim dingin. Kami saja di Mesir, kalau sudah musim dingin kaki membeku. Bayangkan mereka (muslim Suriah) di sana, turun salju”. Ungkap Ustadz Abdul Shomad memotivasi, disaksikan ratusan jamaah.

Selanjutnya, Ustadz Saiful Anwar sebagai pembicara kedua memaparkan tentang pentingnya membantu Muslim Suriah, karena hingga hari ini belum ada satu negara pun di muka bumi ini yang bergerak resmi atas nama negara membantu para korban kebiadaban rezim basyar assad di Suriah. Kotak infak pun hilir mudik mendatangi jamaah, infak terbaik dari jamaah menjadi tanda bukti jarak tak kan bisa menghapus persaudaraan berlandaskan iman dan islam.

Reporter : Umar Al Fatih (Pekanbaru)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*