Datang Disambut Takbir dan Rebana, Pulang Dilepas Keharuan

rebana nur ilahi

Pekanbaru, Syamorganizer.com — Kehadiran tim safari ramadhan terlebih khusus lagi Syaikh Abdul Mun’im di Masjid Nur Ilahi, subuh selasa 23/6/2015 bisa dikatakan sebagai kado ramadhan istimewa bagi warga setempat.

Hal ini terbukti dengan “membludaknya” jumlah jamaah yang hadir di subuh itu dan mereka tetap pada posisi duduknya hingga Syaikh meninggalkan masjid.

Kedatangan Syaikh pun disambut dengan rebana ibu- ibu majelis ta’lim Nur Ilahi dan lantunan takbir. Hal ini membuat Syaikh dan rombongan ikut hanyut dalam keharuan.

nur ilahi masjidKuliah subuh Syaikh yang diterjemahkan oleh Ustadz Dudi Abu Yahya pun disimak dengan seksama dan tampak sangat serius. Syaikh mengajak jamaah sekalian untuk bertanya pada diri sendiri: “APA YANG SUDAH SAYA PERBUAT UNTUK AL AQSA??”

Yah, Al Aqsa. Kiblat pertama ummat islam yang kini masih dijajah oleh Yahudi. Siapapun akan bergetar hatinya jika disampaikan tentang Al Aqsa. Akan mendidih darahnya, akan menetes air matanya. Tak kuasa sesak dada menahan kepedihan Al Aqsa tercinta.

Kesedihan jamaah melihat realita Al Aqsa semakin terasa ketika Imam Palestina yang ada di hadapan mereka mesti berpamitan. Pelukan hangat pun menjadi penutup pertemuan dan perpisahan penuh keharuan itu.

peluk hangat nur ilahi(Rep: Fathi Asy Syami, Pekanbaru)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*