Deklarasi Anti Syiah dan Bedah Buku Kesesatan Syiah

Bekasi – Syamorganizer.com – Bersamaan dengan Deklarasi Syiah di Bandung, di Bekasi diadakag bedah kesesatan aqidah dan ajaran Syiah, Ahad (20/4/2014)
Kegiatan itu diprakarsai oleh Ustadz Hary, Pembina TPA An-Nahl di perumahan Irigasi Danita bekerjasama dengan DKM masjid Nurul Huda. Sebelum pelaksanaan terjadi, teror SMS dilakukan oleh pihak syiah yang mencoba menghalang-halangi pelaksanaan bedah syiah tersebut, demikian ungkat Ustadz Hary. Namun teror sms itu tidak menyurutkan panitia dan DKM untuk tetap menyelenggarakan kegiatan tersebut, apapun resikonya, tandas Uztadz Cipto sebelum memulai acara.
Walau diliputi kekhawatiran adanya teror, tepat pukul 09.00 WIB acara dimulai dan diawali dengan tilawah Al Quran oleh santri cilik binaan Ustad Hary dari TPA An-Nahal dilanjutkan sambutan ketua DKM Masjid Nurul Huda yang diwakili oleh Ustadz Cipto.
Dalam sambutannya, pria pensiunan Dinas pemadam kebakaran DKI Jakarta mengatakan, “Seumur saya ini saya baru tahu kalau Syiah itu sesat dan menyesatkan, inipun saya baru tahu setelah menbaca secara singkat buku yang akan dibedah hari ini,” ucap. “Jangan – jangan banyak diantara bapak – bapak yang tidak tahu hal ini, tahunya Syiah itu baik aja” sambung beliau. Pada penghujung sambutannya, beliau mengajak para hadirin untuk berani melawan kesesatan syiah ini karena ini merupakan  “fiisabilillah”.
Usai sambutan ketua DKM acarapun berlanjut pada agenda utama berupa bedah buku   berjudul “Kesesatan Aqidah dan Ajaran Syiah” yang dipandu oleh Abu Filza dan Ustadz Anung Alhamat Lc MPdi sebagai nara sumber.
Ustadz alumnus Al Azhar dan candidat doctor ini mjelaskan awal kehadirannya Syiah di Indonesia serta perbedaan perbedaan antara Islam denga Syiah. Dalam uraiannya Ustadz Anung menyampaikan fakta-fakta kebobrokan syiah yang selalu mencaci dan menghujat istri Nabi Shalalohualaihi wassalam, bahkan para sahabat termasuk tabi’in. Tak ketinggalan Ustadz Anung juga menampilkan bagaimana kelompok Syiah mencacimaki para shahabat Rasulullah tersebut melalui media social. 
Terakhir, ustad Anung mengajak kaum muslimin untuk mewaspadai gerakan Syiah yang semakin massif di negeri ini baik melalui pendidikan, politik, media social dan lain – lain. 
Acara yang dihadiri oleh sekitar 100 orang ini juga dimeriahkan pula oleh stand Syam Corner. Dipenghujung acara diadakan penggalangan dan secara spontan untuk saudara-saudara muslimin di Suriah.
Rep: En-S/ Syam Organizer Jakarta Bekasi
Red: AR70/syamorganizer.com

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*