Direktur RS Al Ikhash Harapkan Bantuan Syam Organizer Rutin Setiap Bulan

3

Sore itu 23 Juli 2015 relawan Syam Organizer diajak tim relawan kemanusian Suriah Abu Huroiroh survey. Ribuan tenda-tenda pengungsian terlihat selama perjalanan.

“Ya Allah, ternyata rakyat Suriah yang hidup di tenda pengungsisan begitu banyaknya. Bisa jadi mereka itu cucu atau keturunan para nabi dan rosul juga para sahabat”, tulis salah seorang relawan dalam catatan perjalanannya. ”

“Suriah adalah bagian dari Bumi Syam. Di negeri ini lahir orang-orang terbaik dalam catatan sejarah. Tetapi karena kekejaman dan kebiadapan Syiah Nushairiyah, kehidupan rakyat Suriah menjadi terdzolimi seperti itu”, jelas Abu Huroiroh. “Mengapa mereka memilih hidup di pengungsian? Yah, karena rumah-rumah mereka telah di hancurkan rezim Basar Asad, dan ketika memilih di pengungsian  mereka memilih tempat yang deka perbatasan karena, lebih aman dan berharap bantuan dari negara Turkey dan juga muslim negara yang lain”, lanjutnya

Tim Relawan Syam Organizer juga berkunjung ke rumah sakit sederhana untuk memberikan bantuan kepada muslim Suriah yang dirawat dan juga memberi pertolongan ke pada ibu-ibu Suriah yang mau melahirkan.

Peralatan dan obat-obatan di rumah sakit ini masih sangat minim. Dan kita mengamati memang peralatn dan obatobatmasih sangat minim sekali. Karenanya,  pada tanggal 24 Juli 2015 relawan Syam Organizer ke 6, Abu Said dan Abu Qosim berkunjung lagi untuk memberi bantuan uang sebesar 700 dolar. Dana tersebut, menurut direktur rumah sakit akan dialokasikan untuk membantu makanan dan minuman para pasien. Direktur rumah sakit tersebut juga berharap agar Syam Organizer dapat membantu rumah sakit tersebut secara rutin setiap bulan. (Abu Said/ar70)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*