Doa Dilantunkan, Airmata Tak Tertahan

IMG-20160412-WA0025

Masjid Raya Mujahidin Pontianak merupakan salah satu tempat diadakannya Tabligh Akbar Serentak di 29 kota. Tepatnya pada hari Sabtu jam 15.30 acara ini dimulai dengan menampilkan dua narasumber. Sebagai narasumber pertama adalah Bang Iroel wakil Relawan Kemanusiaan Syam Organizer, sedangkan narasumber kedua disampaikan oleh Ustadz muda yang biasa disapa Bang Luqman.

Praktisi dakwah dari Pondok Modern Ashabul Yamin Munzalan Mubarakan yang cukup gencar mengkampanyekan pentingnya bersedekah merasa prihatin atas ketimpangan yang terjadi di bumi Syam dengan yang ada di wilayah lainnya. Betapa tidak, di Palestina hidup dalam blokade Israel dan kaum muslimin di Suriah juga demikian, sampai terpaksa makan daging kucing bahkan binatang haram seperti anjing , sementara di negeri Indonesia dengan jumlah muslim mayoritas malah hidup dalam berlebihan.

Ustadz Luqman memberikan contoh kecil akan hal ini pada saat makan. Berapa banyak makanan tersisa yang dibuang. Di negeri ini kaum muslimin sangat mudah mendapatkan berbagai makanan, bahkan mudah menghamburkan makanan. Karenanya, sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah, Ustadz Luqman meminta agar jangan lagi ada makanan yang tersisa meski hanya sebutir nasi. Sebagai rasa simpati atas penderitaan rakyat Palestina dan Suriah, beliau mengajak kaum muslimin untuk bersedekah untuk membantu meringankan derita kaum muslimin yang ada di Bumi Syam. Sebab sedekah merupakan amalan yang istimewa. Amalan sedekah ini sebaiknya menghiasi hidup manusia sebelum mati. Sekiranya manusia yang telah mati diberi kesempatan untuk hidup kembali meski sesaat saja, maka mereka akan bersedekah apapun yang dia miliki.

Setelah menyampaikan kajiannya, acara ini ditutup dengan doa bersama buat keselamatan umat Islam di Palestina dan Suriah. Saat doa dipimpin oleh Ustadz Luqmanulhakim beserta para sebagian jamaah tak kuasa menahan air mata saat melantunkan doa bagi keselamatan saudara kita yang berada di Palestina maupun di Suriah.
Di akhir kajian, Ustadz Luqman kembali menyeru agar jamaah selalu peduli dengan penderitaan kaum muslimin di Bumi Syam. Kepedulian ini tidak terbatas saat diadakannya acara tabligh, namun kapan dan dimana pun. Jika ingin berinfaq untuk rakyat Palestina maupun Suriah dapat disalurkan melalui lembaga kemanusiaan Syam Organizer yang telah membuka kantor di jalan Ampera tepatnya di depan SMA Negeri 8 Pontianak atau melalui rekening nomor 7068692188 BSM atas nama Yayasan Amal Syam Abadi. Sedangkan jika infaq ditujukan untuk mendukung operasional dakwah di Kalimantan Barat dapat disalurkan melalui rekening Bendahara Syam Organizer nomor 7069248758 BSM atas nama MAHSUF . (Mustofa/Syamorganizer.com)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*