HADIRI ROADSHOW PEDULI SURIAH DAN PALESTINA DI PROVINSI RIAU

gabung event

Musim dingin menjadi momok menakutkan bagi Muslim Suriah. Puluhan anak-anak dan dewasa telah dilaporkan meninggal dunia di awal tahun 2015 akibat kedinginan. Demikian pula di Palestina, pun mengalami musim dingin ekstrim dan juga telah memakan korban dari anak-anak.

Diperkirakan musim dingin kali ini baru akan berakhir pada Maret nanti. Tentu menjadi beban begitu berat bagi rakyat Suriah dan Palestina di kamp pengungsian yang seadanya.

Syam Organizer mengajak kaum muslimin Indonesia untuk turut andil membantu mereka. Mengusung tema “Hangatkan Bumi Syam di Musim Dingin”, mari bergerak ke seluruh penjuru negeri mengkhabarkan kepada khalayak bahwa saudara kita di bumi syam membutuhkan bantuan. Mari menjadi lengan sebagai sandaran untuk anak-anak Syam, mari menjadi penghangat dalam dingin yang menusuk tulang.

***

Hadiri dan ajak saudara kita yang lain: roadshow peduli Suriah dan Palestina di Provinsi Riau

Tabligh Akbar “Hangatkan Bumi Syam di Musim Dingin”

Jadwal lengkap :

  • Sabtu, 24 Januari 2015

Di Masjid Paripurna Al Mu’malah

(Jalan Dahlia, Gg. Jati, Komp. Kejaksaan Sukajadi, Pekanbaru – Riau)

Pukul 20:00 ba’da isya s.d selesai

  •  Ahad, 25 Januari 2015

Di Masjid Paripurna Al Muhajirin

(Jalan Umban Sari Kecamatan Rumbai, Pekanbaru – Riau)

Pukul 08:00 pagi s.d selesai

  •  Ahad 25 Januari 2015

Di Masjid Nurul Islam

(Jalan Akasia, Komplek KPR I Perawang – Riau)

Pukul 18:30 ba’da maghrib s.d selesai

 Bersama Penceramah :

  • Ustaz Chairul Abu Usamah (Relawan Kemanusiaan Indonesia untuk Suriah)
  • Drs. Abdurrahman Qaharuddin (Ketua MUI Kota Pekanbaru)

 

 

 

 

Keynot Speaker :

  • Roni Chandra, S.Pdi (Mubaligh IKMI Kota Pekanbaru)
  • Husin Albanni (Sekben Syam Riau)

***

Sebarkan informasi ini sebagai bagian dari amal sholih.

Barakallahufiikum.

 

Info kegiatan dan Donasi, Hubungi :

+62 852 7871 6789

PinBB 2697F7AC

 

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*