HRW Desak Pemerintahan Baru Mesir Menghentikan Penangkapan Warga Suriah

Kairo –  (Syamorganizer) – Lembaga internasional yang konsen terhadap persoalan HAM, Human Rights Watch (HRW), mendesak pemerintah baru Mesir menghentikan penangkapan sewenang-wenang terhadap warga Suriah dan mendeportasi mereka.
Lembaga indepnen tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataannya pada Kamis (25/7/2013), “Pihak berwenang Mesir harus melepaskan tahanan warga Suriah, kecuali mereka terbukti melakukan tindakan melanggar hukum Mesir. Pemerintah baru Mesir juga harus tidak boleh mendeportasi warga Suriah yang memegang visa resmi atau pencari suaka, sebelum diperiksa kondisi mereka”.
HRW merasa khawatir dengan sejumlah penangkapan sewenang-wenang yang dialami warga Suriah pencari suaka oleh polisi Mesir pasca lengsernya Mursi dari kursi presiden. HRW menilai itu merupakan pelanggaran HAM yang harus dihentikan.
HRW menunjukkan, pada tanggal 19 bulan Juli ini, polisi Mesir telah menangkap sedikitnya 81 warga Suriah, 9 di antaranya anak-anak, di sebuah pos pemeriksaan ketika mereka hendak menuju Kairo. Setidaknya 9 dari mereka memiliki visa resmi atau ijin tinggal.
HRW menambahkan, pemerintah Mesir mengancam mendeportasi 14 dari mereka ke Negara-negara tetangga Suriah, tanpa alasan yang jelas.
Sebagaimana diketahui, sebelum terjadi kudeta militer, Mesir yang dipimpin Muhammad Mursi mendukung penuh perjuangan rakyat Suriah melengserkan rezim tirani Bashar Al Asad. Mursi memberikan kemudahan bagi rakyat Suriah yang ingin tinggal dan mencari suaka di Mesir. Akan tetapi, setelah pemerintahan dipegang orang-orang sekuler dan liberal, Mesir menghapus kemudahan-kemudahan itu semua. [Sumber:hunef/kiblat.net]

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*