“HUJAN BUKAN PENGHALANG, UNTUK MUSLIM SURIAH”

Sengon Karangpandan

Karanganyar – Siang itu hujan cukup lebat mengguyur Desa Sengon, Karang pandan akan tetapi tidak menyurutkan semangat para peserta pengajian rutin Ummahat yang diagendakan sebulan sekali. Berduyun duyun mereka berdatangan dari berbagai penjuru. Tidak kurang dari seratus ummahat berkumpul di sebuah rumah milik salah satu peserta, untuk mengadakan kajian rutin pada Ahad (30/11).

Acara pengajian rutin yang diadakan ummahat Desa sengon, Karang Pandan dimulai pukul 13:00. Seperti biasanya kajian diisi oleh seorang ustadzah. Tim Syam Organizer berkesempatan hadir pada kajian siang itu. Ustadz Abu Ilyas (tim Syam Organizer) diberi kesempatan untuk menjelaskan dari awal, kejadian di Suriah hingga kabar terkini. Dengan memperlihatkan foto-foto serta tayangan video beliau mencoba menjelaskan peristiwa yang menimpa kaum muslim di Suriah. Rasa tak dapat ditahan, airmata tak kuasa dibendung para ummahat pun hanyut dalam kesedihan, larut di dalamnya. Perasaan ikut berduka tak kuasa disembunyikan. Butir-butir bening mengalir dari sudut mata mereka. Yah, siapa yang tak kan sedih melihat derita anak-anak Suriah. Siapa yang tak kan berduka melihat saudara se-akidahnya harus meregang nyawa untuk mempertahankan akidah? Pasti semua mata yang melihat akan berkaca airmata. Gemuruh sesak di dada akan membongkah dan meledakkan suasan duka yang mendalam.

Rasa haru yang mereka rasakan bertambah lagi saat melihat dan mendengar bahwa mereka, kaum muslimin Suriah, mereka, anak-anak di negeri Suriah telah mamasuki musim dingin dengan fasilitas yang sangat sederhana. Tidak ada penghangat ruangan, baju tebal, selimut dan alas tidur. Yang ada hanyalah tenda-tenda tidak layak dengan atap dan dinding terbuat dari semacam rumput ilalang. Sungguh dingin itu merambat di hati para peserta kajian. Mereka ikut menggigil, menangis dan menghiba. Hingga mereka pun mengeluarkan apa yang bisa mereka sumbangkan saat itu untuk kaum muslimin di Suriah. Di penghujung acara tanpa di komando, para peserta mengeluarkan uang. Mereka infaqkan untuk meringankan penderitaan saudara muslim di Suriah.[Mbah Harno/sl]

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*