Istarbah Bersimbah Darah

Salma – (syam organizer) – Kamis, 1 syawal 1434 H (8/8/13) merupakan hari yang sangat berbeda bagi mujahidin kota Istarbah. Sangat berbeda karena suasana idul fitri mereka berubah menjadi musibah. Mereka dihujani bom dan roket dari pagi hari hingga menjelang malam. Sudah banyak di antara mereka yang terluka dan bahkan melepas nyawa.
Istarbah merupakan salah satu kota yang baru saja dikuasai oleh mujahidin 3 hari yang lalu. Sebuah kota yang dahulunya diduduki oleh orang-orang syiah nushoiriyah. Dari kota inilah mereka sering melancarkan serangan mulai dari tank-tank hingga roket-roket. Kota ini juga menjadi pos militer penting bagi tentara rezim.
Dikarenakan dekatnya jarak antara kota Istarbah dan Salma, maka sering terjadi kontak senjata antara mujahidin dan tentara rezim. Istarbah berada di sebelah selatan kota salma. Antara keduanya dibatasi oleh perbukitan yang biasa disebut dengan jabal durin. Di tempat itulah sering terjadinya kontak senjata antara mujahidin dan tentara rezim thoghut.
Di hari idul fitri tahun ini, para mujahidin harus mati-matian mempertahankan daerah yang baru dikuasainya beberapa hari yang silam. Mereka sudah tidak bisa lagi menikmati idul fitri dengan gembira dan suka cita. Mujahidin kota Istarbah di serang dari beberapa penjuru. Hujan bom dan roket serta serangan udara mengguncang kota tersebut.Tentara rezim mengepung istarbah dari beberapa kota di antaranya adalah kota Katif sohyuniah, Talla, Qimah Nabi Yunus, Zubar, Aroomu dan dari kota Bait syakuhi. Sebagaimana yang dituturkan oleh salah seorang penduduk kepada kami.
Sampai berita ini diturunkan para mujahidin masih berjibaku mempertahankan daerah tersebut. Sudah banyak sekali korban yang berjatuhan dari mujahidin. Tercatat dari catatan korban yang masuk ke rsl salma ada sekitar 70 korban luka-luka berat dan 6 orang meninggal dunia.
Namun semuanya dihadapi oleh mereka dengan sabar dan tawakal. Semoga Alloh ta’ala menjaga mereka dan menerima syuhada mereka.
Rep: Abu Shofi (reporter Syam Organizer)
Red: Osama

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*