::Jejak Syam #10:: Syam, Negeri Para Nabi

JS 10

Syam yang merupakan istilah untuk beberapa negara, yaitu Palestina, Yordania, Libanon dan Suriah telah tersirat dan tersurat di dalam Quran dan Hadits Nabawi.

Firman Allah Subhaanahu wa Ta’aalaa, yang artinya: “Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun” ,” Dan demi bukit Sinai”(Qs: At Tiin: 1- 2)

Di dalam Al-Qur’an terdapat sebuah surat dinamakan At Tiin yang diambil dari kata At Tiin yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya buah Tin. Selain buah Tin, juga terdapat buah zaitun, yang menurut sebagian ahli tafsir bahwa yang dimaksud dengan Tin ialah tempat tinggal Nabi Nuh, yaitu Damaskus yang banyak pohon Tin; dan Zaitun ialah Baitul Maqdis yang banyak tumbuh Zaitun, adapun Bukit Sinai adalah tempat Nabi Musa menerima wahyu dari Allah.

سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الأقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا إِنَّه هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil haram ke Al Masjidil aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. [QS Al-Isra’ : 1]

Salah seorang ulama Syam, Imam Izz bin Abdussalam dalam kitabnya Targhibu Ahlil Islam Fi Sukna Biladisy-Syam menafsirkan kalimat bumi yang kami telah berkahi dalam surah Al-Anbiya ayat 71 dan kalimat kami berkati sekitarnya dalam surah Al-Isra Ayat 1 dengan negeri Syam, yang termasuk di dalamnya Suriah.

Imam Hasan Basri dan Qotadah Sadusi menafsirkan kata bumi dalam surah Al-A’raf ayat 137 dengan bagian timur dan bagian barat bumi adalah Syam.

Sebagian ulama menafsirkan keberkahan yang terdapat di negeri ini disebabkan para rasul dan para nabi. Sebagian lain menyatakan bahwa keberkahan negeri ini dengan keberkahan buah-buahan dan sumber-sumber air yang ada.

Negeri para Anbiya ini terkenal dengan keamanan dan keramahan penduduknya. Ulamanya terkenal dengan keilmuan dan ketakwaannya. Mereka mengajar tanpa meminta imbalan, bahkan sebaliknya memberi hadiah bagi yang menghadiri pengajiaan mereka. Semua keilmuan Islam diajarkan di kota tertua ini. Masjid Umawi yang dibangun oleh Sayidina Muawiayah dijadikan universitas gratis untuk membangun pemuda Islam. Negeri peradaban ini terkenal dengan ulamanya, Imam Nawawi, Ibnu Qudamah, Ibnu Abidin, Ibnu Taimiyah, Ibnul Qoyyim Jauziyah, Ibnu Katsir dan Imam Mizzi. Mereka adalah penerus bendera Islam dari para sahabat yang masuk ke negeri Syam. ditambah lagi para ulama yang memegang bendera Islam dewasa ini.

Negeri empat musim ini selalu membawa keindahan dan kekayaan alam buah-buahan yang silih berganti.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*