:: Jejak Syam #35:: Negeri Syam Pada Zaman Khulafa’ Rasyidun

35

Negeri Syam Pada Masa Khalifah Utsman Bin Affan [3]

::Pasukan Syam menyerang Romawi sampai selat Konstantinopel 32 H::

Pada tahun 32 H, gubernur Damaskus Mu’awiyah bin Abi Sufyan memimpin pasukan Syam menyerang wilayah Imperium Byzantium yaitu wilayah Turki di daratan Asia sebelah utara Suriah hari ini, sampai mencapai selat Konstantinopel. Istrinya Atikah binti Qarazhah bin Abdu Amru bin Naufal bin Abdu Manaf menyertainya dalam peperangan tersebut. [Ibnu Katsir]

Utsman memerintah selama 12 tahun. Masa kekhlifahannya merupakan masa kemenangan dan kejayaan kaum muslimin. Di mana kekuasaan mereka membentang hingga negeri Naubah di Mesir dan berbatasan dengan wilayah India. Sampai-sampai ada cerita, mata uang Islam dicetak di Herat (sebuah kota di negeri Persia-Iran).

Mereka menciptakan armada-armada laut setelah sebelumnya tak satupun mereka memiliki perahu yang berlayar. Mereka menginvasi pulau-pulau dan bertempur di lautan. Mereka juga disegani Negara-negara lain, terutama Romawi. Kaum muslimin berhasil menaklukkan Afrika Utara dan membunuh raja terakhir bangsa Persia. Mereka memerangi bangsa Turki dan melanjutkan kemenangan demi kemenangan hingga wilayah Kaukasus, melewati padang pasir, wilayah tak berpenduduk dan pegunungan. Mereka menguasai pulau Siprus dan Rhodes. Mu’awiyah meminta izin merebut Konstantinopel dan Utsman mengizinkan. Lantas Mu’awiyah berangkat menuju kota ini dan kembali setelah mengepungnya beberapa waktu.

Kemenangan demi kemenangan gemilang ini tercapai dalam waktu yang sangat singkat dan belum pernah terjadi dalam sejarah, kendati muncul fitnah-fitnah internal dan kebencian terhadap Utsman serta sikap lemah lembut dan pemalu sang khalifah.

Sebabnya, kaum muslimin berjihad di jalan Allah berbekal kekuatan iman. Sungguh mereka telah merasakan manisnya kemenangan, kejayaan dan ghanimah. Tak ada kendala yang menghalangi mereka meraih kemenangan. Kemenangann ini juga terwujud berkat jasa para ubernur yang diangkat Utsman seperti Walid, Sa’id bin Ash, Abdullah bin Amir, Abdullah bin Sa’ad bin Abu Sarah dan Mu’awiyah. Maka tak aneh bila masa kekhalifahan Utsman adalah masa kejayaan kaum muslimin.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*