:: Jejak Syam #37:: Negeri Syam Pada Zaman Daulah Umawiyah 41 H – 132 H

37

Khilafah Umawiyah dan Khilafah Abdullah bin Zubair

Periode antara tahun 41 H sampai tahun 132 H dalam sejarah Islam biasa disebut dengan periode Daulah Umawiyah atau Khilafah Umawiyah. Penamaan ini didasarkan pada marga Bani Umayyah bin Abu Syams yang menjadi khalifah umat Islam selama periode waktu tersebut, meskipun sebenarnya masa pemerintahan mereka diselingi oleh masa kekhalifahan Abdullah bin Zubair antara tahun 64 H sampai 73 H.

Periode ini dimulai pasca terbunuhnya khalifah Ali bin Abi Thalib pada 40 H dan penyerahan kekuasaan dari Hasan bin Ali bin Abi Thalib kepada Mu’awiyah bin Abi Sufyan. Dengan penyerahan itu maka umat Islam sepakat membaiat Mu’awiyah bin Ai Sufyan sebagai khalifah yang baru. Mu’awiyah bin Abi Sufyan menjadikan Damaskus sebagai ibukota pemerintahan.

Dengan demikian secara umum dunia Islam pada periode tahun 41 H sampai 132 H berada dibawah kepemimpinan :
a. Khalifah Umawiyah atau Daulah Umawiyah periode pertama yaitu tahun 41 H- 64 H. Adapun para khalifah pada periode ini berasal dari keluarga Abu Sufyan bin Harb radhiyallahu ‘anhu. Masa pemerintahannya berlangsung selama 24 tahu dan dipegang oleh dua orang khalifah yaitu: – Mu’awiyah bin Abi Sufyan tahun 41-60 H dan -Yazid bin Mu’awiyah bin Abi Sufyan tahun 61-64 H

Adapun Mu’awiyah bin Yazid bin Mu’awiyah bin Abi Sufyan tidak dianggap sebagai khalifah karena ia tidak dibai’at oleh seluruh atau mayoritas umat Islam dan ia hanya memerintah selama dua atau empat bulan, lalu menundurkan diri dan menyerahkan perkara pemilihan khalifah kepada umat Islam. Pada periode Mu’awiyah bin Yazid bin Abi Sufyan inilah mayoritas umat Islam membai’at Abdullah bin Zubair sebagai khalifah.

b. Khalifah Abdullah bin Zubair : tahun 64-73 H. Ia menjadi khalifah yang sah selama sembilan tahun karena dibai’at oleh seluruh kaum muslimin di wilayah Hijaz, Irak, Mesir, dan Khurasan. Adapun Mu’awiyah bin Yazid bin Mu’awiyah bin Abi Sufyan, Mrwan bin Hakam, Abdul Malik bin Marwan bin Hakam hanya dibai’at oleh penduduk Syam dan mereka tidak dianggap sebagai khalifah yang sah sampai saat Abdullah bin Zubair terbunuh pada tahun 73 H.

c. Khalifah Umawiyah dan Daulah Umawiyah periode kedua: tahun 73 H-132 H
Masa pemerintahan mereka berlangsung selama 59 tahun. Para khalifah pada periode ini berasal dari keluarga Marwan bin Hakam dan terdiri dari sepuluh orang khalifah:
1. Abdul Malik bin Marwan bin Hakam tahun 73 – 86 H
2. Walid bin Abdul Malik bin Marwan tahun 86 – 96 H
3. Sulaiman bin Abdul Malik bin Marwan tahun 96 – 99 H
4. Umar bin Abdul Aziz bin Marwan tahun 99 – 101 H
5. Yazid bin Abdul Malik bin Marwan tahun 101 – 105 H
6. Hisyam bin Abdul Malik bin Marwan tahun 105 – 125 H
7. Walid bin Yazid bin Abdul Malik bin Marwan 125 – 126 H
8. Yazid bin Walid bin Abdul Malik bin Marwan tahun 126 – 126 H
9. Ibrahim bin Walid bin Abdul Malik bin Marwan tahun 126–127 H
10. Marwan bin Muhammad bin Marwan 127 – 132 H
[Mahmud Syakir, At Tarikh Al Islami: Al ‘Ahdu Al Umawi]

Beralihnya kekuasaan dari Hasan bin Ali bin Abi Thalib kepada Mu’awiyah bin Abi Sufyan menandai perubahan sistem pemerintahan di dunia Islam. Jika pada masa khulafaur rasyidin para khalifah dipilih berdasar hasil musyawarah para ulama, tokoh , masyarakat dan umat Islam; maka sejak masa Mu’awiyah bin Abi Sufyan para khalifah dipilih berdasarkan surat wasiat dan penunjukan oleh khalifah tanpa menyertakan musyawarah dengan para ulama, tokoh masyarakat dan umat Islam. Para khalifah biasanya menunjuk anak-anak kandung atau saudara kandung mereka sebagai calon khalifah sepeninggalnya.

Maka sejak tahun 41 H dimulailah fase baru sistem kerajaan dan terbuktilah kebenaran nubuwat Nabi Shalallahu ‘Alaihi wassalam . dari Abu Abdurrahman Safinah mawla Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wassalam, ia berkata: Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wassalam bersabda ” Khilafah Nubuwwah (khilafah pelanjut nubuwwah) pada umatku akan berlangsung selama 30 tahun . setelah itu Allah akan mengaruniakan kerajaan kepada siapa yang Allah kehendaki.”

Safinah berkata: “Peganglah (hitunglah) khilafah Abu Bakar selama 2 tahun, khilafah Umar selama 10 tahun, khilafah Utsman selama 12 tahun dan khilafah Ali selama 6 tahun.” [HR. Ahmad – Tirmidzi ] Dalam lafal yang lain:

Sistem pemerintahan khilafah pada umatku akan berlangsung selama 30 tahun, setelah itu akan muncul sistem pemerintahan kerajaan (monarki). [ HR. Ahmad-Tirmidzi-Ath Thabarani dan Al Hakim]

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*