:: Jejak Syam #43:: Negeri Syam Pada Zaman Daulah Umawiyah 41 H – 132 H

Jihad di Front Sebelah Barat

43
MEMBEBASKAN WILAYAH_WILAYAH AFRIKA UTARA DAN AFRIKA BARAT
Pada tahun 20 H semasa khalifah Umar bin Khathab, panglima Amru bin Ash memimpin pasukan Islam bergerak dari negeri Syam dan membebaskan Mesir dari tangan pasukan Romawi Timur. Amru bin Ash kemudian memimpin pasukan ke arah barat dan membebaskan wilayah Tripoli [Libya]. Namun khalifah Umar memerintahkan Amru bin Ash untuk berhenti sampai di Tripoli saja.
Amru bin Ash pada saat itu telah mengirim pasukan dibawah komando Abdullah bin Zubair bin Awwam sampai mereka menaklukkan Misrate [wilayah Libya hari ini] dan pasukan lainnya dibawah komando Uqbah bin Nafi’ sampai mereka menaklukkan Zawilah [wilayah Libya hari ini], serta sebuah pasukan lainnya dibawah komando Busr bin Arthah sampai mereka menaklukkan Wuddan [wilayah Libya hari ini]. Amru bin Ash kemudian mengangkat Uqbah bin Nafi’ sebagai amir bagi pasukan Islam yang mengawal [ribath] di wilayah Burqah [wilayah Libya hari ini] dan mengangkat Abdullah bin Sa’ad bin Abi Sarh sebagai amir bagi pasukan Islam di wilayah Sa’id [delta sungai Nil].
Pada masa pemerintahannya, khalifah Utsman bin Affan memerintahkan pengiriman pasukan jihad ke wilayah Afrika utara dan Afrika barat. Pasukan Islam dipimpin oleh Abdullah bin Sa’ad bin Abi Sarh berangkat dari Mesir ke arah barat. Khalifah mengirim pasukan bantuan dari Madinah, dimana dalam pasukan tersebut terdapat sejumlah tokoh sahabat seperti Hasan dan Husain bin Ali bin Abi Thalib, Abdullah bin Abbas, Abdullah bin Umar, Abdullah bin Zubair, dan Abdullah bin Amru bin Ash.
Pasukan tersebut bertemu dengan pasukan Burqah dibawah komando Uqbah bin Nafi’. Gabungan pasukan Islam tersebut berhasil memasuki kota Tripoli [wilayah Libya hari ini], mengalahkan pasukan Romawi di sebuah tempat dekat Qoirawan [wilayah Tunisia hari ini] dan menaklukkan Gafsa [wilayah Tunisia hari ini].
Saat Mu’awiyah bin Abi Sufyan menjadi khalifah, jihad ke Afrika utara dan Afrika barat dilanjutkan. Mu’awiyah bin Hudaij diangkat menjadi komandan pasukan jihad ke Afrika. Pasukannya menaklukkan kota Benzart [wilayah Libya hari ini] pada tahun 41 H dan memasuki wilayah Koumenia, tempat kota Qairawan [wilayah Tunisia hari ini] pada tahun 45 H. Mu’awiyah bin Hudaij mengirim pasukan dibawah komando Abdullah bin Zubair yang menaklukkan kota Souse [wilayah Tunisia hari ini] pada tahun yang sama.
Mu’awiyah bin Hudaij kemudian kembali ke Mesir. Maka Ruwaifi’ bin Tsabit Al-Anshari diangkat sebagai amir pasukan Islam di wilayah Maghrib [Afrika barat]. Uqbah bin Nafi’ dipertahankan sebagai amir wilayah Burqah, maka ia menaklukkan Sirte dan Mighdas, menaklukkan ulang kota Waddan yang memberontak, memasuki kota Fazan dan berlanjut ke selatan sampai wilayah Kawar. Ia juga memasuki kota Gadamis dan Gafsa, lalu membangun kota Qairawan. Selain itu ia juga memimpin penaklukan beberapa wilayah di Sudan. [ Mahmud Syakir]

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*