::JejakSyam #4:: Khalid Ibn Walid Sang Komandan Pembebas Negeri Syam

JS 4

Pada tahun 13 Hijriah di medan Yarmuk, 45.000 kaum muslimin dibawah pimpinan Khalid bin Walid dan sahabat mulia Abu Ubaidah bin Al Jarrah radhiyallahu ‘anhum, menghadapi 240.000 pasukan Romawi.

“Wahai hamba-hamba Allah, bersabarlah pada Allah dalam meraih kemenangan. Karena Allah bersama orang-orang yang sabar. Wahai pasukan, kematian kalian akan tercatat sebagai syahid. Dan jika kalian masih hidup, kalian menang dan mendapatkan harta rampasan perang. Akan tetapi, teguhkanlah Iman kalian saat berperang. Tandai tubuh kalian dengan luka tombak. Tandai tubuh kalian dengan pedang. Demi Allah, Allah tidak melihat apapun dari kalian kecuali ketaatan kalian. Dan bersabarlah dari hal-hal yang buruk. Allahu Akbar! Allahu Akbar!” (Seruan semangat dari Abu Ubaidah radhiyallahu ‘anhu kepada pasukan muslimin)

Inilah perang yang dicatat sejarah Islam sebagai perang penentuan nasib negeri Syam.

Berkat kejeniusan strategi Khalid bin Walid sang pedang Allah, dan ketulusan Abu Ubaidah bin Al-Jarrah kaum muslimin berhasil memenangkan perang Yarmuk. Inilah kemenangan yang menandai jatuhnya Syam di tangan kaum Muslimin. Dengan begitu, Suriah yang menjadi jantung negeri Syam jatuh di tangan kaum Muslimin menyusul jatuhnya kota Damaskus. (JS)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*