Kado Spesial Lebaran untuk Palestina

Pintu perlintasan antara Gaza dan Mesir lebih dari 100 hari tertutup rapat, bahkan hingga 28 Hari Ramadhan tak kunjung dibuka menyebabkan ribuan warga Gaza dinegara lain tak dapat masuk Gaza untuk berlebaran dengan sanak saudara dan orang tua, dan sebaliknya ribuan warga Gaza tidak dapat bepergian terutama para pasien tidak berhasil dirujuk kenegara lain, blockade atas Gaza lah penyebab utara.

Berbagai bantuan kemanusiaan pun hingga kini sulit masuk Gaza melalui pintu Rafah, diperbolehkan hanya melalui pintu Erez Gaza utara berbatasan langsung dengan Israel serta pinut Karem Abo Salem juga berbatasan langsung dengan Israel, imbasnya semua bantuan masuk Gaza harus melalui atau atas seijin Israel, terutama bahan pokok bagi warga Gaza.

Blockade atau pengepungan atas wilayah Jalur Gaza sudah berlangsung lebih dari 10 tahun atau 1 dekade sekian, teriolasi dengan dunia luar.

1,150 Kado Lebaran dari Muslim Indonesia untuk masyarakat Palestina Jalur Gaza, sebelum Ramadhan para pedagang di Jalur Gaza sudah memasok lebih awal barang dagangan mereka untuk kebutuhan warga selama bulan Ramadhan, Abdillah Onim seorang Aktivis asal Indonesia menetap di Jalur Gaza sempat kebingungan untuk mengadakan bantuan kemanusiaan khususnya pada bulan Ramadhan, Alhamdulillah ada beberapa mitra kerja dari para pedangan di Palestina memang paham betul kinerja Abdillah Onim yaitu aktivitas murni bidang Kemanusiaan, dengan demikian sebelum Ramadhan saya sudah wanti-wanti mereka untuk menyediakan berbagai bahan pokok kebutuhan selama Ramadhan bagi warga Palestina dari keluarga dhuafa atau tidak mampun serta anak Yatim, akan tetapi harganya disesuikan dengan harga pasar, ungkap bang Onim kepada pedangan.

Demikian juga Paket kado lebaran seperti biscuit dan cokelat sudah saya order berapa minggu sebelumnya, Alhamdulillah mereka berhasil memasok ke Gaza tentu melalui pintu Erez perbatasan antara Gaza-Israel, cokelat, biksuit dan permen ini tentu kwilitas nomor wahid dan buka produk Israel akan tetapi saya lebih memilih produk dari Jordan, Mesir, Turki dan Negara teluk lainnya bahkan tidak sedikit produk Indonesia berhasil masuk ke Gaza.

Kado lebaran untuk Palestina hadiah dari Indonesia hasil galang dana dari NGO ternama di Indonesia bernama Yayasan Organisasi Syam-Indonesia(Syam Organizer), NGO ini bergerak pada bidang kemanusiaan dan rutin mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk anak Yatim di Jalur Gaza.

Satu paket kado lebaran untuk 1 anak Yatim berisi Biskuit, Coklat dan Permen, 1 kepala keluarga diberi 2 kado lebaran, umumnya warga Palestina saat leberan nanti diatas meja selalu tersedia Biskuit, Coklat dan Permen jika mereka berasal dari keluarga berada akan tetapi perlu kita ketahui 2 juta jiwa penduduk Gaza dan 1,5 juta diantaranya hidup dibawah garis kemiskinan, jadi kado lebaran diatas sangat bermanfaat bagi warga Gaza hidup dibawah garis kemiskinan.

Kamis 22 Juni 2017, 1,100 anak Yatim dan keluarga fakir di Jalur Gaza berbondong-bondong mendatangi tempat yang telah tim Abdillah Onim sediakan yaitu halaman salah satu sekolah di Gaza, 3 hari sebelumnya saya sudah koordinasi dengan NGO Lokal mitra sedekah Abdillah Onim tak kurang 20 NGO diseluruh wilayah Jalur Gaza mulai dari Gaza selatan, Gaza utara, Gaza City, Gaza tengah dan Gaza timur dan NGO Lokal mulai mengirimkan SMS ke pihak anak Yatim untuk hadir menerima kado dari Indonesia.

Berikut Galery foto Pembagian hadiah lebaran.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*