Kebahagiaan itu, Tatkala Bisa Berbagi dengan Saudara Muslim Di Negeri Syam

Berbagi dengan Bumi Syam– Bima, Syamorganizer.com -Tabligh Akbar Serentak 30 Kota dengan tema “Tetap hangat , dimusim dingin” yang diadakan di Bima-Dompu. Kegiatan yang diadakan di Masjid “Al-Abror” Bolo-Bima menghadirkan pemateri Ust. Abu Rusydan, (da’i dan pemerhati Dunia islam nasional dan internasional) asal Kudus Jawa Tengah. Paparan Ust. Abu Rusydan tentang derita umat Islam di Bumi Syam dan ajakan untuk berbagai dengan Bumi Syam menyedot perhatian peserta tabligh. Suasana sendu dan mengharu biru pun tak terelakkan.

Berbagi dengan bumi Syam

“Seorang muslim ibarat satu tubuh jika jari kuku tersandung dan merasakan sakit, maka seluruh tubuh juga merasakan sakit. Begitu pula seorang muslim jika seorang muslim tersakiti maka seluruh kaum muslimin merasarakan sakit pula”, papar beliau. “Ketika kita bakhil untuk membantu saudara kita di Syam, pada hakikatnya kita bakhil terhadap diri kita sendiri, padahal harta yang kita miliki adalah milik Allah, untuk membeli syurga milik juga Allah. Jika kita tidak mau berinfak di jalan Allah, maka Allah akan menggantikan dengan kaum yang lain yang gemar berinfaq,” lanjutnya.

Seorang siswa SMAN 1 Bolo, Bima tak sanggup menahan tangisnya. Ia merasakan kebahagiaan yang sungguh luar biasa karena Allah masih mencintainya dengan diberikanya kesempatan untuk ambil bagian dalam membantu saudara-saudara seiman di Syam, berbagi dengan Bumi Syam. Sambil meneteskan air mata dia menuturkan, “Cincin ini adalah pemberian ibuku, namun tidak seberapa jika dibandingkan dengan karunia Allah yang berikan kepada saya, semoga bermanfaat untuk saudara-sauraku di Syam”.

Di tengah suasana bahagia diselimuti rasa haru pada hati gadis belia ini, tim Syam Organizer meminta padanya agar menulis beberapa kalimat untuk ditujukan kepada sauadara-saudaranya di Syam.

surat-dari-sahabat-syam

“Dari siswi SMAN 1 BOLO-BIMA, untuk saudara-saudara saya yang jauh di sana (di Syam-Red), semoga Allah melindungi kalian, sebagaimana Allah mencintai dan memberikan kebahagiaan kepada saya! Duhai saudaraku. Ana uhibbuki fillah. Lilla!!! 😊 tetaplah bahagia apapun yang terjadi, semoga Allah mempertemukan kita dalam jannah-Nya,” itulah ungkapan rasa cintanya dan kebahagiaannya karena bisa berbagi dengan saudara yang dicintainya. (Salman)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*