Kebohongan Media Rezim Suriah Terkait Pembunuhan Jammo Terungkap

 
Beriut – (Syamorganizer.com) – Sejumlah saluran berita televisi Lebanon, Kamis (18/7/2013), mengungkap fakta baru terkait pembunuhan analisis politik pendukung Bashar Al Asad, Muhammad Dharar Jammo, pada rabu lalu (17/7/2013). Ia tewas dibunuh karena alasan pribadi dan keluarga, tidak ada hubungannya dengan pejuang Suriah.
“Penyebab pembunuhan Jammo adalah masalah pribadi dan keluarga” lapor saluran berita televisi berita Mayadin, Kamis, sebagaimana dilansir zamanwasl.com.
Tevisi Al Jadid menambahkan dengan mengutip perkataan seorang jurnalis yang ikut meliput penyelidikan kasus tersebut, penyelidikan awal menunjukkan bahwa adik istri Jammo dan keponakan istrinya terlibat dalam kejahatan tersebut.
Senada dengan itu, televisi LBC juga menambahkan bahwa sitri Jammo juga terlibat dalam pembunuhan tersebut, “Istri jammo adalah orang yang menghasul untuk membunuhnya” pungkasnya dalam sebuah laporannya.
Dari penyelidikan pihak kepolisian Lebanon, pembunuhan itu sudah direncanakan terlebih dahulu. Penyedik menemukan sejumlah kamera CCTV yang dipasang di rumah Jammo telah di rusak sejak dua hari lalu, sebelum pembunuhan. Berdasarkan fakta-fakta dan temuan dilapangan, pembunuhan ini buntut dari percekcokkan antara Jammo dan istrinya, mengenai niat Jammo untuk memindahan keluarganya kembali ke Suriah. Hal itu ditolak mentah-mentah oleh Istrinya dan terjadi percekcokan. Kemudian, istri Jammo memanggil saudaranya dan keponakannya untuk melakukan pembunuhan tersebut.
Dari fakta ini, secara tidak langsung membantah kebohongan berita yang dilaporkan media-media rezim Suriah. Sebagaimana diketahui, setelah Jammo ditemukan tewas, seluruh media Suriah yang pro rezim Bashar Al Asad mengatakan dengan cepat bahwa pelakunya adalah pejuang bersenjata Suriah. Padahal, belum ada penyidikan lebih lanjut.
Sebagaiman diberitakan, Muhammad Dhirar Jammo adalah politikus yang sering muncul di televisi-televisi Arab, khususnya televisi yang berafiliasi pada Syiah Hizbullah. Statemen-statemen yang ia keluarkan mendukung penuh pada rezim Suriah. Ia ditemukan tewas di rumahnya pada Rabu lalu dengan luka tembak. Pihak keamanan Lebanon menuduh pelakukanya adalah pejuang Suriah. [sumber: hunef/kiblat.net]

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*