Kisah Petani Sayur di Poso; Infaq untuk Syam 1 Juta diganti 17 Juta

d37f579f-a875-48fd-a1d1-7884274ae0a1

POSO, syamorganizer.com – Hari itu, Ahad (16/10/2016) tabligh akbar serentak yang dilakukan di 30 kota se Indonesia salah satunya diadakan di Kota Poso tepatnya di Masjid Nurussaadah Kelurahan Kayamanya. Tabligh akbar tersebut berlansung dengan dihadiri sekitar 600 jamaah warga Poso yang dengan antusias membantu muslim di Palestina dan Suriah.

Konflik Suriah semakin hari semakin membuat warga suriah tersiksa, ribuan manusia tak berdosa terus meregang nyawa di  rantara puaing-puing bangunan yang hancur di bom pasukan Rezim. Tak sedikit yang menjadi korban adalah rata-rata anak-anak dan wanita yang tak berdaya.

Mungkin itulah perasaan yang ada di benak seorang Ibu di Poso, hingga datang di acara tabligh akbar itu. Tak sekedar datang, seorang ibu yang merupakan petani sayur di Poso memberikan suratnya kepada panitia dan meminta untuk dibacakan di depan seluruh jamaah yang hadir.

Berikut adalah isi surat sang ibu Petani Sayur tersebut kami salian sesuai aslinya.

TOLONG DIBACAKAN

Bismillahirohmanirohim

Assalamualaikum Wr.Wb

Maaf sebelumnya atas terbacanya tulisan ini. Saya seorang ibu rumah tangga merangkap sebagai petani sayur. Ingin menceritakan kisah nyata yang keluarga saya alami sebagai motivasi kita dalam beramal sedekah.

1 tahun lalu tablik akbar bertepatan bulan Ramadhan, dengan sedikit yang saya punya. Kubawa dompet menuju Masjid, kubuka dompetnya ada 2 juta. Ya Allah lebaran sebentar lagi ini harta yang ku punya, sementara saudaraku kesusahan, ketakutan, kelaparan, bahkan mereka mempertahankan nyawa untuk tetap hidup, sementara kita disini? Ku bagi uangnya sama, 1 juta untuk keluarga dirumah 1 juta untuk saudaraku nun jauh disana. Dengan penuh harap hanya kepada Allah, ya Allah jauhkan aku dari riya, ujub dan berharap ikhlas karenaMu. Walau lebaran tak ada baju baru, atau yang enak-enak biarlah.

Janji Allah tidak pernah meleset untuk setiap hambanya, jangan takut bukan didunia pasti di akherat. Pada saat suami bertanya dua bulan berlalu, berapa penghasilan bersih 1 bulan ini ku buka dompetku ya Allah ternyata sayur yang kami jual setiap harinya dapat hasil bersih 17 juta. Pujian hanya milik Allah semata, bukankah Allah Maha Kaya, kalau mau dicerna dengan akal kita tidak masuk akal, itulah lipat ganda yang Allah berikan.

Jangan takut miskin karena harta kita sedekahkan itu tipu daya syaiton. Dengan keringat  bercucuran disengat matahari kukumpulkan sedekah ini walaupun hanya pembeli kurma segenggam untuk mereka saudaraku seiman, seaqidah yang sangat membutuhkan.

Wahai saudaraku berikanlah hasil keringatmu untuk mereka, janji Allah benar karena Allah maha kaya.

Jangan pernah takut, jangan pernah takut miskin.

Rep. Tijo/ Ed. M. Irfan

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*