Koalisi oposisi Suriah Bertemu Dewan Keamanan PBB

Presiden koalisi oposisi Suriah Ahmad Jarba & Presiden Perancis, Francois Hollande (Reuters)
(Syamorganizer.com) – Koalisi oposisi Suriah bertemu dengan Dewan Keamanan (DK) PBB, Jumat (26/7/2013). Dalam pertemuan itu, oposisi Suriah menyerukan pada DK PBB untuk menerapkan “tekanan internasional” pada Presiden Bashar al-Assad untuk menghentikan konflik di negara tersebut.

“Kita perlu tekanan internasional yang lebih besar untuk memaksa rezim Assad untuk menerima transisi politik,” kata Presiden koalisi oposisi Suriah  Ahmad Jarba pada DK PBB. Dalam kesempaan itu, Jarba tidak membuat pernyataan langsung soal keinginan oposisi untuk mendapat senjata.

Namun, ia menegaskan, bahwa pihaknya memiliki hak untuk membela diri. “Saya ingin mengatakan, bahwa selama rezim Assad melancarkan perang terhadap rakyat Suriah, oposisi harus memiliki hak untuk membela diri,” jelas Jarba, seperti dikutip dari AFP.

Koalisi oposisi Suriah memang tengah melakukan tur ke negara-negara Barat untuk mendapatkan dukungan persenjataan guna melawan pasukan Presiden Assad. Jarba dan pemimpin koalisi lainnya telah bertemu dengan Presiden Prancis Francois Hollande di Paris dan dengan Menteri Luar Negeri AS John Kerry di New York.

Namun, pertemuan pertama antara Koalisi Nasional Suriah dan DK PBB yang beranggotakan 15 negara, disebut sebagian kalangan sebagai hambatan terselenggaranya konferensi perdamaian Suriah yang digagas AS dan Rusia.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*