Komandan Shabihah Perintahkan Bunuh Anggotanya yang Melarikan Diri Dari Pertempuran

Suriah – (Syamorganizer.com) – Serangan gabungan yang dilancarkan pasukan mujahidin ke beberapa wilayah yang dikuasai oleh pasukan Basyar Assad beberapa hari yang lalu memyebabkan tentara yang loyal pada Bashar Asad gentar. Banyak diantara mereka yang melarikan diri meninggalkan senjata-senjata mereka setelah melihat mujahidin membebaskan sejumlah basis Syiah sekte Alawi di provinsi Lataikah tersebut.

Hal itu membuat Hilal Asad (komandan Shabihah milisi yang loyal pada Bashar Asad sekaligus sepupunya)mengeluarkan perintah bunuh untuk setiap anak buahnya yang mencoba melarikan diri dari pertempuran menghadapi pejuang Suriah. Bahkan, Hilal Asad juga mengancam menghukum warga yang mencoba melarikan diri dari desa-desa yang berada di bawah kontrol anak buahnya.

Selain itu, komandan Shabihah ini menolak segala macam hal yang mengarah pada negosiasi dengan pejuang Suriah. Ia membunuh dengan cara apapun setiap anggota yang tertawan oleh pejuang Suriah untuk menghindari  negosiasi dengan pertukaran anggota mereka yang ditawan.

Perintah ini dikeluarkan setelah Hilal Asad melihat anak buahnya di provinsi Lataikah meninggalkan senjata-senjata mereka ditambah dengan keberhasilan mujahidin merebut sejumlah desa Alawi di provinsi tersebut.

Perlu dicatat, Hilal Asad telah mengunsikan istrinya, Fatimah Mas’ud, beberapa hari terakhir ke Lebanon, sebagaimana yang dilakukan pejabat-pejabat senior lainnya, setelah melihat kemajuan yang dialami muhahidin di wilayah pegunungan. [Sumber:hunef/kiblat.net]

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*