Kuliah Shubuh Bersama Masyarakat Simo dan Dua Piring Nasi Kebuli

IMG_4283

BOYOLALI, syamorganizer.com – Hari ke-dua Ramadhan tahun ini menjadi kesan tersendiri bagi masyarakat Desa Kerni Kecamatan Simo Boyolali. Pasalnya suasana shubuh kali ini ada yang berbeda dari biasanya. Masjid Riyadul Jannah yang menjadi kebanggan masyarakat Kerni Boyolali kedatangan Syaikh dari Palestina.

Masjid yang terbatas hanya bisa menampung sekira 200 orang pun mendadak padat dan membludak seketika. Tetapi untungnya takmir masjid sudah mengantisipasi hal itu. Benar saja, beberapa jamaah akhirnya rela melaksanakan sholat Shubuh di pelataran masjid hingga mendengarkan ceramah cinta dari negeri Palestina nun jauh di sana.

Kenangan manis dalam suasana fajar itu ternyata tak hanya berlaku bagi masyarakat Kerni, namun begitu berkesan pula bagi Syeikh Husam Taher. Betapa tidak, pagi itu merupakan sahur teraneh bagi Syeikh Husam. Mengapa aneh? karena baru kali ini, baru di kampung Kerni Simo Boyolali ini, Syeikh Husam makan sahur dengan nasi.

Sebenarnya panitia dari Syam Organizer sudah mengantisipasi sebelumnya, mereka sudah tau kebiasaan Syeikh yang hanya makan sedikit karbohidrat ketika sahur. Namun kali ini justru tim Syam Organizer yang dipermalukan di rumah jamuan pak Wardoyo seorang pengusaha katering di desa itu.

Tim Syam Organizer sengaja telah membawakan roti tawar berbalut keju berluluran coklat dinikmati dengan secangkir kopi hitam kesukaan Syeikh Husam. Dengan percaya dirinya dan permohonan maaf tim Syam Organizer kepada Pak Wardoyo yang telah menyediakan hidangan nasi kebuli sambal pecel dan gule kambing.

Syam Organizer menjelaskan kebiasaan Syeikh Husam yang tidak suka makan nasi di pagi hari, justru Syeikh Husam tengah menikmati nasi kebuli ala Chef Ibu Wardoyo. “Em.. ladzid jadiid..” begitulah kira kira komentar Syeikh ketika menikmati sepiring nasi kebuli dengan sepotong tempe.

Dengan lahapya, dua piring nasi kebuli pun habis. Roti dan cokelat yang dibawakan panitia pun sama sekali tidak disentuh. Ya, pertama kalinya bagi Syeikh Husam menikmati waktu sahur ala Indonesia.

Rep/ Ed: Irfan K.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*