Mantan Kepala Dewan Oposisi Nasional Suriah Peringatkan Kejahatan Genosida di Homs

Damaskus – (Syamorganizer.com) – Pengepungan dan gempuran intens oleh pasukan Bashar Al Asad dan Syiah Hizbullah ke kota Homs beberapa hari terakhir menimbulkan kekhawatiran baru, terjadinya kejahatan genosida (pembunuhan masal) yang dilakukan rezim terhadap warga sipil, sebagaimana yang terjadi di Qushair dan daerah-daerah lain di Suriah.
Hal itu juga diperingatkan mantan kepala dewan oposisi nasional Suriah, Burhan Ghaliun, kepada pasukan pejuang Suriah dan organisasi-organisasi Internasional, supaya melakukan tindakan menyelamatkan kota Homs dari kejahatan genosida.
“Saya menyeru staf pasukan pembebasan Suriah (FSA) untuk memikul penuh tanggung jawab ini dan memberikan segala macam senjata dan amunisi yang dibutuhkan kepada pejuang Suriah untuk menyelamatkan Homs ini” seru Burhan Ghaliun sebagaimana dilansir almoslem.net, Kamis, 4/7/2013.
Ia meminta semua brigade pasukan FSA di daerah pedesaan Homs, Qalmun dan daerah-daerah sekitarnya untuk ikut membantu saudara-saudara mereka yang terkepung dan untuk menjauhkan Homs dari kejahatan genosida massal, pembantaian dan pengusiran oleh pasukan Bashar Al Asad dan Syiah Hizbullah.
Ghaliun juga menanyakan peran masyarakat internasional terhadap krisis yang terjadi di Suriah ini. Ia berkata, “Masyarakat internasional tidaklah cukup hanya mengeluarkan kecaman-kecaman verbal semata (terhadap kejahatan rezim Suriah). Rezim telah menunjukkan dengan terang-terangan kejahatannya yang diluar batas kemanusiaan. Itu akan sangat mempengaruhi masa depan negara dan putra-putra Suriah” tegasnya.
Di akhir pembicaraannya, Ghaliun mengatakan bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk mengirimkan pasukan internasional ke Suriah, untuk menghentikan pembantaian yang setiap hari terjadi. Sebagaimana disebutkan oleh prinsip tanggung jawab melindungi warga sipil yang di atur dalam Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa. [sumber: hunef/kiblat.net)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*