Menangislah untuk Syam di Jogja

Ahad (28/5) Sepanjang jalan Pangeran Romo Winong Prenggan Kota Gede Yogjakarta dipenuhi jama’ah Masjid Al Mustaghfirin yang ingin menghadiri salat subuh berjama’ah bersama imam dari negeri Syam.

Bagaikan kehadiran artis ternama papan atas, jama’ah masjid Almustaghfirin menyambut dengan suka cita kehadiran Syeikh Husam Taher yang datang bersama rombongan crew Syam Organizer. Antusias masyarakat sekitar nampak menghiasi halaman masjid dan sepanjang jalan menuju masjid.

Syeikh dan rombongan tidak menyangka sebelumnya, jika masyarakat Yogjakarta sangat antusias dan rasa ingin tahunya yang sangat besar terhadap kepedulian kemanusiaan di negeri Syam.

Bapak Pujiana atau akrab dipanggil bang Iput, selaku Takmir masjid yang sebelumnya datang menemui kantor pusat di Yogjakarta sangat mendukung kegiatan yang diinisiasi oleh Syam Organizer.

“Menangislah untuk Syam” sebuah nasyid yg dilantunkan oleh syeikh menyiratkan makna dalam, bahwa Syam tak cukup dengan tangisan kita, lebih dari pada itu, sebagai saudara semuslim kita punya tanggung jawab besar untuk bersama menanggung penderitaan yang dialami oleh saudara saudaranya di negeri Syam. Wujud realisasi keimanan adalah kepedulian, kepedulian untuk membantu negeri Syam adalah bukti kita beriman. Maka peduli di dalam Islam menjadi perkara yang teramat penting, bukan yang penting peduli.

A.S

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*