Mengapa Harus Membantu Suriah?


Brebes, Ahad 23 Juni 2013 – (Syamorganizer.com) Roadshow 35 kota Tabligh Akbar AIRMATA SURIAH, bergeser dari Tegal ke kota Brebes.  Acara digelar pukul 20.00 dengan satu pembicara, Ustadz Mas’ud Izzul Mujahid Lc. di masjid Agung kota. Beliau menjelaskan kondisi yang perlu mendapat banyak perhatian dari dunia Islam.  Sudah ratusan umat Islam yang menjadi korban. “Bayangkan”, katanya mengajak audiens untuk turut merenungi, bahwa ketika beliau di sana dalam Sehari saja pemukiman warga dihujani antara 30–40 roket. Keadaan ini berlangsung setiap hari kecuali hari Jumat. Di hari yang kaum muslimin berkewajiban shalat Jumat, roket yang dihujankan hingga 70-an lebih. Pemerintah Basyar Asad telah menteror memberikan rasa takut kaum muslimin untuk keluar shalat.

Ustadz yang menjadi relawan angkatan ke 6 dari HASI ini, pernah berbincang dengan seorang warga Suriah yang dipenjarakan oleh rezim Asad hanya sebab satu ‘kesalahan’ yaitu SELALU SHALAT SHUBUH BERJAMAAH DI MASJID. Laa haula walaa quwwata ila billah.
Ustadz yang pernah sebulan berada di sana ini bertanya mengapa harus bantu Suriah. Karena sudah banyak darah dan kehormatan kaum muslimin tertumpah dengan sangat keji dan biadab. Padahal, orang bisa masuk neraka gara gara kucing. Ia mengurungnya tidak memberi makan dan mati kelaparan. Bagaimana dengan Suriah yang diserang oleh pemerintahannya yang Syiah Nushairiyah, oleh militer Iran, pasukan Hizbullah, dan syiah dari Irak. Sementara dunia melihat peristiwa di Suriah sebagai perang saudara, ada lagi yang menyebutnya sebagai konspirasi Barat. Sebagian yang lain mengira ini sebagai perebutan kekuasaan. 
Ustadz ini menegaskan bahwa semua itu bohong-. Saudara dari mana? dengan nada tinggi beliau bertanya. Saya harus pastikan, Ssyiah ini bukan Islam, tuhannya juga beda. Bahkan ketika saudara kita rajin shalat jamaah di masjid dianggap kriminal dan dipenjarakan dan lagi, Ulama syiah telah memfatwakan bahwa membantu Basyar Asad adalah bagian dari rukun iman. Kesyirikan dan kekafiran Syiah Nushairiyah adalah menuhankan penguasa, dan biasa bersujud kepada photo Basyar. surat al Ikhlas pun dilecehkan. Katanya Allah itu tempat bergantung di langit. Adapun di bumi adalah Basyar
Sambutan dari tokoh setempat, mestinya di awal tadi, namun karena sesuatu dan lain hal, tokoh yang juga ketua Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII) kota Brebes ini dalam sambutannya mengungkapkan sungguh sangat prihatin melihat kaum muslimin yang tidak faham apa yang sedang terjadi di Suriah. Padahal di depan masjid ini ada alun-alun dan banyak kaum muslimin yang menikmati malam Mingguan. dan sebenarnya info event ini sudsh cukup menyebar namun belum mampu mendongkrak kehadiran peserta. mungkin karena ada berita miring bahwa orang Suni sebagai pemberontak. atau juga karena mereka mengira hadir di tabligh ini akan membantu pemberontak. Kita di sini masih makan enak. Minum enak. Saudara kita di sana shalat saja khawatir kalau ada bom.
kemudian mengakhiri sambutannya, bahwa afdhalnya jihad ya bi amwal wal anfus. Berdasar iman kepada Allah dan rasulnya. Bagi yang belum brkesempatan ke sana ya amwalnya.
Saat dibuka kesempatan tanya jawab, seorang peserta maju dan bukan untuk bertanya namun ia menyerukan kekompakan dan kebersamaan dalam penggalangan dana. dan meminta kepada peserta yang hadir sekitar 200-an orang itu untuk segera merealisasikan dengan membentuk posko Suriah. dan meminta dukungan terhadap semua elemen termasuk DDII. yang saat itu ketuanya hadir.
seruan ini disambut takbir. moga mewujud tidak dalam waktu lama. (rep.: wasaffar thea)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*