Nasihat dr. Ramy untuk kaum Muslimin

Bagi relawan Syam Organizer dan HASI nama dr. Ramy adalah nama yang tidak asing lagi. Dr. lajang yang berkhidmah di RSL Salma dalam catatan di facebooknya menjelaskan bahwa belum lama ini beliau telah diselamatkan oleh Allah dari dua hal yang secara logika membahayakan dirinya. Yang pertama adalah ketika sebuah serangan MiG mengarah ke 30 meter  dari mobilnya yang sedang melaju. Sedangkan yang kedua adalah saat ada arteleri yang melintas dan dr. Ramy juga berada tidak jauh dari mereka, tetapi pasukan alteleri itu tidak menyakitinya.
“Alhamdulillah”, demikian tulis beliau di kronologis facebooknya. Dua kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kaum muslimin semuanya bahwa secanggih dan sekuat apapun orang akan mencelakai seseorang, mereka tidak akan mampu mencelakainya selain dari apa yang telah Allah tetapkan atasnya. 
Beliau ingatkan akan sebuah hadist yang artinya,  Rasulullah SAW bersabda,”Seandainya semua manusia dan jin semua bersepakat untuk memberi kemudharatan kepada kamu mereka tidak akan mampu memudharatkan kamu kecualli sesuatu (kemudharatan) yang telah Allah tetapkan kepadamu. Demikian juga, seandainya semua manusia dan jin bersepakat ingin memberikan kemanfaatan kepadamu, mereka tidak akan mampu memberikan kemanfaatan kecuali kemanfaatan yang telah Allah tetapkan kepadamu. Telah diangkat pena dan ditutup lembaran.”
Dr. yang sangat akrab dengan anak-anak ini lebih lanjut menegaskan bahwa musibah yang menimpa seseorang itu tidak lain akibat dari dosa dan kesalahan yang dilakukannya.
“Ketahuilah Saudaraku seiman, tidaklah menimpa suatu musibah kepadamu kecuali karena kesalahanmu sehingga kesalahanmulah yang menyebabkan musibah itu menimpamu”, tandasnya.
Karenanya, tidak ada alasan bagi siapa saja yang mampu ke berjihad untuk duduk-duduk saja di taman-taman, atau bersantai-santai di dalam tenda kemahnya, apalagi yang enggan berjihad karena takut karena jihad akan mempercepat datangnya ajal. Semua bukan alasan.
Apa yang terjadi di Suriah ini sesungguhnya adalah  kesempatan yang dibukakan oleh Allah untuk orang yang ingin mendapatkan kemuliaan. Kesempatan yang penuh dengan tantangan dan semangat kepahlawanan.
“Sunggguh, tidak ada kesempatan lain untuk mengambil kesempatan ini seperti saat ini”, tegas dr. yang sering menggunakan topi lapangan hadiah dari relawan Syam Organizer saat berkunjung ke pengungsian.
Di Suriah ini pula, sebagaimana di bumi jihad yang lain, ikatan ukhuwwah islamiyyah direalisasikan.
 
“Saudaraku, kami di jalan Allah, meninggalkan kenikmatan dunia dan menyeru penduduknya untuk berjihad di jalan Allah. Kami bertawakkal kepada Allah, berhijrah di jalanNya untuk kemuliaan dan kehormatan Islam, kami saling mengenal dan memahami. Kami mengenalnya dari keikhlasan mereka dan tidak mengenalnya dari fisik dan kepribadian mereka. Kami mengenal dari amal mereka bukan dari silsilah keturunan mereka, kami mengenal dari perkataan mereka “Sesungguhnya Rabb kami adalah Allah”, sambungnya.
Tidak akan didapat oleh seorang yang ikhlas dalam berjuang di jalan Allah baik dengan harta dan jiwanya di bumi jihad kecuali satu dari dua kebaikan yakni hidup mulia atau mati syahid. Sebaliknya hal yang menyebabkan kehinaan seseorang adalah karena kecintaan kepada dunia dan meninggalkan jihad.
(AR70/Syamorganizer.com)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*