Pasca Serangan Senjata Kimia, Pasukan Rezim Gempur Pinggiran Damaskus

Damaskus – (syamorganizer.com) – Sehari setelah serangan senjata kimia di wilayah Ghoutah, pedesaan Damaskus, para aktivis Suriah melaporkan bahwa pasukan rezim tirani Bashar Al Asad, Kamis (22/8), terus melanjutkan gempurannya terhadap wilayah-wilayah yang berhasil dikuasai pejuang Suriah di wilayah pedesaan Damaskus tersebut.
Aktivis Suriah mengatakan, berbagai jenis rudal pasukan rezim Suriah yang ditembakkan dari pelontarnya, Kamis, menghantam wilayah Jaubar dan Zamalka yang terletak di pinggiran timur ibukota Damaskus. Sebagaimana diberitakan, setidaknya terdapat 1.300 orang lebih meninggal di kedua wilayah yang dikenal dengan nama Ghoutah tersebut, akibat serangan senjata kimia.
Aktivis menambahkan, rudal-rudal pasukan rezim juga menghantam lingkungan Qabun, di mana pejuang Suriah tengah menyusun kekuatan untuk melumpuhkan rezim Bashar Al Asad dari sisi utara ibukota Damaskus tersebut.
Seorang aktivis bernama Khalid Amir yang beranda di wilayah Ghoutah menuturkan, rudal-rudal pasukan rezim yang menghantam wilayah Zamalka terdengar dari Ghoutah. Di Jaubar, lanjutnya, juga terdengar suara ledakan yang bersumber dari lokasi militer dan tangki minyak, yang diduga akibat serangan sengit pejuang Suriah.
Sementara itu, Fadi Syami, anggota Liwa Tahrir Syam yang bertugas di wilayah Ghoutah timur, mengatakan bahwa terjadi bertempuran sengit antara pejuang Suriah dan pasukan rezim di sekitar wilayah Jaubar dan Zamalka. Fadi menambahkan bahwa pejuag Suriah berhasil mendekat ke garis perbatasan militer pasukan rezim Suriah untuk mencari tempat aman, mengantisipasi serangan-serangan zat kimia lainnya. [Sumber:hunef/kiblat.net]

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*