PBB: Pasca Kudeta, Militer Mesir Tutup 80% Terowongan Penghubung Mesir-Gaza

New York – (Syamorganizer.com) – Pasca kudeta militer yang melengserkan presiden terpilih Mesir, Muhammad Mursi, beberapa minggu lalu, militer Mesir melancarkan kampanye penutupan terowongan-terowongan yang menjadi tonggak hidup rakyat Gaza. Setidaknya 80% terowongan yang menghubungan Gaza-Mesir ditutup.
“Sekitar 80% terowongan yang digunakan warga Gaza untuk memasok bahan pokok dan senjata dari Mesir ke Jalur Gaza tidak dapat digunakan lagi, karena kampanyE yang dilancarkan militer Mesir, pasca lengsernya Muhammad Mursi bulan ini” kata utusan PBB untuk Perdamaian di Timur Tengah, Robert Serry, Selasa (23/7/2013), sebagaimana dilansir reuters.
Ia menambahkan, rakyat Gaza saat ini mengalami krisis serius. Mereka kekurangan bahan pokok, bahan bakar dan bahan konstruksi bangunan untuk membangun terowongan. Terowongan-terowongan yang biasa digunakan menyulundupkan barang-barang pokok tersebut ditutup, sementara pengiriman melalui jalur resmi mendapatkan pembatasan dan dijaga ketat. Di sisi lain, harga bahan bakar di Tepi Barat dan Israel sangat tinggi, sehingga warga Gaza tidak mampu untuk membelinya.
“Mesir melancarakan kampanye insentif penutupan terowongan-terowongan setelah militer mengguling Presiden Mursi pada awal bulan ini” ujar Serry.
Akibat kampanye tersebut, lanjut Serry, sekitar 80% terowongan tidak dapat berfungsi lagi. Ia merasa khawatir jika hal tersebut terus berlanjut, tanpa ada penyelesaian, rakyat Gaza yang tengah mengalami kesulitan ekonomi dan kemanusiaan akan semakin sengsara. [sumber: hunef/kiblat.net]

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*