Pemda Tolitoli Sambut Roadshow SPMB

Syam Organizer Palu. Ahad, 16/2 Roadshow Saatnya Peduli Mari Berbagi (SPMB) untuk bumi Syam, tiba di kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah. Acara yang disiarkan langsung oleh Radio Republik Indonesia (RRI) Tolitoli ini, terselenggara atas kerjasama sejumlah elemen masyarakat dan berhasil meraih antusias masyarakat Tolitoli. Selain tabligh akbar pada kesempatan ini juga diadakan penggalangan dana untuk masyarakat Suriah.

Sebelum acara dimulai peserta tabligh akbar disuguhi tayangan video-video tentang kondisi masyarakat Suriah. Kemudian, dipandu langsung oleh Ust. Hartono selaku Humas Syam Organizer Palu, acara dimulai dengan pembacaan Al Qur’an dan selanjutnya acara berlangsung hikmat.

Tabligh Akbar yang dilaksanakan oleh Syam Organizer Palu ini mendapat sambutan baik dari pemerintah daerah Kabupaten Tolitoli. Bahkan Bapak Amran Hi. Yahya selaku perwakilan Bupati Tolitoli berkesempatan menyambut sekaligus membuka kegiatan ini. Dalam sambutannya beliau mengungkapkan rasa terimakasih serta bangganya karena terselenggaranya kegiatan ini.

“Harapan kami dari Pemda Tolitoli, kegiatan tabligh seperti ini sesering mungkin dilaksanakan untuk menyebarkan syiar Islam di daerah kita dan demi menumbuhkan kepedulian sosial masyarakat Kabupaten Tolitoli.” harap Pak Amran dalam sambutannya.

Tiga pembicara dihadirkan pada Roadshow Saatnya Peduli Mari Berbagi untuk Bumi Syam ini. Mereka adalah Bapak Ma’ruf Bantilan sebagai Tokoh masyarkat dan pendidik Kabupaten Tolitoli, Ust. Syahrir Ibnu selaku praktisi sosial dari Makassar dan Ust. Syaiful Anwar selaku direktur Syam Organizer dan Relawan Suriah. Dalam ceramahnya Bapak Ma’ruf Bantilan memberikan uraian tentang hakikat cinta yakni memberi dan berbagi.

“Cinta satu satunya hal yang dapat menjadikan musuh menjadi sahabat. Cinta itu bukanlah sekedar perasaan, bukan sekedar lagu-lagu. Tapi cinta itu betul-betul menjadikan pemimpin bagi kita, cinta itu membuat kita peduli dan berbagi. Maka kewajiban kita sebagai manusia yang punya cinta untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Suriah”, tuturnya dengan takzim

Pada kesempatan berikutnya Ust. Syahrir Ibnu tampil dengan semangat menggebu-gebu dalam menyampaikan orasinya dengan bahasa sosial.  Homo Sacra res Homini artinya manusia suci bagi orang lain. Manusia baik bagi orang lain, merupakan teman baik, dan dapat saling berbagi rasa. Beliau juga mengetuk hati masyarakat yang hadir untuk memberikan donasi terbaiknya untuk masyarakat di suriah.

Sementara itu pembicara ketiga, Ust. Syaiful Anwar,  memperlihatkan tayangan tentang keadaan Suriah yang dulunya makmur, indah dan penuh dengan buah-buahan, kini kondisinya jauh berbeda dengan sekarang. Suriah porak-poranda oleh senjata dan bom-bom yang dijatuhkan di tengah warga sipil oleh pemerintah militer Basyar Al-Assad. Beliau juga mengungkap bahwa salahnya kita bila menganggap peperangan yang terjadi si Suriah adalah perang saudara dan perang kepentingan politik seperti yang disuguhkan media-media secular, akan tetapi perang tersebut adalah antara penganut Ahlussunnah wal Jama’ah seperti kita dan penganut Syi’ah.
Donasi yang terkumpul pada kegiatan ini adalah uang tunai sebesar Rp. 9.550.000, satu buah telepon seluler merk MITO 197. Meski demikian panitia tetap membuka kesempatan bagi kaum muslimin yang akan berbagi dengan kaum muslimin di Suriah. Panitia berharap dana yang terkumpul masih akan ada penambahan.

Rep: Yudi/Syam Organizer Palu
Red: AR70

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*