Pendidikan Anak di Suriah Penangkal Hilangnya Generasi

Kuala Lumpur – Syamorganizer.com – Konflik Suriah yang telah memasuki tahun keempat menyisakan trauma pada sebagian besar anak-anak di Suriah. Mereka berada dalam tekanan yang paling hebat dan sangat rentan menjadi korban tewas. Hal ini disampaikan oleh perwakilan Forum Indonesia Peduli Syam (FIPS) dan Road4Peace Indonesia, Abu Bumi di hadapan para lembaga nonpemerintah Malaysia yang bergerak di bidang kemanusiaan, Sabtu (31/5/2014) di Kuala Lumpur.

Karenanya, beliau mengajak umat islam untuk bahu membahu memberikan bantuan, melindungi dan mengayomi mereka. Selain itu Abu Bumi menambahkan pendidikan menjadi faktor penting bagi anak-anak korban perang seperti yang terjadi di Suriah. Kalau pendidikann mereka tidak diperhatikan dikhawatirkan akan terjadi kehilangan generasi.

“Kami berencana mendirikan rumah tahfidz Al Quran yang bekerjasama dengan yayasan pendidikan lokal. Selain  materi AL Quran, Tajwid, Tahfidz, Fiqh, Akidah Islamiyyah dan akhlak, materi materi lain seperti matematika, fisika, kimia dan bahasa Inggris juga akan ditambahkan”, kata Abu Bumi sebagaimana dikutip bumisyam.com.

“Kami berharap pendidikan akan berdampak positif terhadap anak-anak Suriah ke depannya”, tambahnya.

Ada sekitar 160 ribu jiwa meninggal dunia dan jutaan lainnya mengungsi baik di luar maupun di dalam negeri Suriah, sejak meletusnya konflik Suriah empat tahun yang lalu.

(AR70/syamorganizer.com)
(Sumber: bumisyam.com)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*