Pendistribusian Bantuan Tahap 7: Perlengkapan Bayi dan Paket Sembako

IMG-20141215-WA0015Suriah, Syamorganizer.com – Pagi itu, Ahad (14/12/2014) bunyi klakson mobil tiba-tiba terdengar oleh relawan yang baru saja hendak istirahat. Pekerjaan yang harus dilakukan memang cukup lumayan padat. Setelah seharian kemarin mendistribusikan bantuan dan membuat laporan hingga tengah malam mengakibatkan rasa capek mendera para relawan apalagi ditambah dengan dinginnya udara di angka 10 derajat celcius. Dalam kondisi seperti itu, istirahatpun menjadi sesuatu keniscayaan. Tetapi tatkala mendengar klakson mobil, apalagi disertai dengan teriakan panggilan kepada relawan mengisyaratkan bahwa pekerjaan harus segera dilakukan lagi.

Sebuah truk besar yang membawa bahan makanan untuk bantuan ternyata telah datang. Sebagian barang itu harus dipindahkan ke gudang dan yang lainnya harus segera didistribusikan.

IMG-20141215-WA0003

Mereka seharusnya sekolah, tetapi terpaksa mereka harus bekerja menggembalakan kambing orang untuk membantu orang tuanya

Akhirnya relawan pun segera berangkat menuju sebuah desa yang tidak jauh dari tempat relawan tinggal. Jarak desa tersebut hanya sekitar 4 km. Sebuah desa yang tanahnya tidak begitu subur sehingga sulit untuk digunakan untuk bercocok tanam kecuali untuk tanaman zaitun yang masa panennya setahun sekali. Sebagian warga hanya mengandalkan buruh sebagai mata pencahariannya. Rumah-rumah warga sudah nampak tua dan usang. Desa ini memang terkenal dengan desa yang miskin. Apalagi setelah revolusi, lahan pertanianpun sudah tidak lagi mereka punyai. Banyak anak yang putus sekolah di desa tersebut. Mereka, anak-anak itu, bekerja sebagai penggembala kambing milik orang lain untuk membantu orang tuanya.

Kedatangan relawan ternyata sudah ditunggu-tunggu oleh warga. Paket bayi dan sembako bantuan dari umat Islam Indonesia yang diamanahkan kepada Syam Organizer pun langsung didistribusikan. Setelah pendistribusian selesai seperti biasa relawan menyempatkan bersilaturahmi ke salah satu warga yang bernama Haji Abdul Latif. [Abu Abdillah]

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*