Peneliti: Rezim Suriah Saat Ini Hanya Bisa Mengandalkan 50 Ribu Pasukannya Saja

London – Sebuah lembaga peneliti strategi internasional baru-baru ini melakukan sebuah penelitian tentang peta kekuatan dalam perang Suriah. Didapatkan bahwa rezim Suriah saat ini hanya mengandalkan 50 ribu pasukan yang loyal denganya, sementara pejuang Suriah sangat miskin koordinasi dan senjata.
Sebagaimana dilaporkan almokhtsr.com, Jum’at (19/7/2013), International Institute For Srategic Research, nama lembaga tersebut, mengataka berdasarkan penelitian yang dilakukannya, “Rezim Bashar Al Asad tidak bisa lagi mengandalkan pasukannya kecuali hanya 50 ribu pasukan yang sangat loyal dengannya, dari total seluruhnya 220 ribu pasukan sejak pecahnya revolusi Suriah” katanya.
Lembaga yang mengambil kantor di Londong, Inggris, itu menambahkan bahwa Bashar Al Asad saat ini sangat mengandalkan ‘Pasukan Khusus’ yang dikenal memiliki loyal yang tinggi terhadapnya.
John Chipman, direktur lembaga tersebut, menambahkan, pembelotan dan kekalahan dilapangan yang dialami pasukan Bashar Al Asad sangat mempengaruhi hasil pertempuran dengan pejuang Suriah, “Meningkatnya pembelotan di barisan pasukan rezim dan kekalahan dilapangan serta runtuhnya psikologi pasukan rezim sangat mempengaruhi hasil hasil konflik” pungkasnya
Sementara itu, AlBergeder bin Barry, peneliti dalam lembaga tersebut, pada gilirannya mengatakan bahwa kekuatan oposisi masih mengalami krisis koordinasi dan senjata. “Ini terbukti dengan hasil nyata yang dialami pejuang oposisi di Aleppo” katanya menunjukkan bukti krisis senjata dan koordinasi yang dialami pejuang Suriah.
Akan tetapi, tambahknya, ‘titik lemah’ paling menonjol dari para pejuang Suriah adalah kurangnya unit politik dan militer.  [sumber: hunef/kiblat.net]

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*