Perdana Tarawih di Kota Palu, Syaikh Husain Abdul Hakam Kareem Bahagia Melihat Antusias Tinggi Warga

Reportase Safari 15 Kota - Rafani - SODA Palu

Palu, Syamorganizer.com – Syam Organizer kembali menggelar agenda penting di bulan Ramadhan, yakni menghadirkan Imam-Imam Masjid Palestina di Kota Palu. Selama tiga hari, mereka akan mengisi ceramah di beberapa masjid. Agenda penting itu juga diselenggarakan di 14 kota lainnya di Indonesia. Agenda ini diberi nama Safari Ramadhan 15 Kota. Ke dua syaikh yang menyambangi kota Palu tersebut yakni Syaikh Husain Abdul Hakam Kareem dan Syaikh Ahmad Asy Syarif.

Masjid An-Nur, BTN Bumi Anggur, Kel. Birobuli Selatan, Kec. Palu Selatan, adalah salah satu masjid yang dikunjungi Syaikh Husain Abdul Hakam Kareem, Senin (7/6). Shalat Isya bersama warga pun berjalan khidmat. Kehadiran Imam masjid Palestina ini seakan menjadi magnet bagi warga untuk shalat berjamaah di masjid tersebut.

Dalam kesempatan penting itu, Syaikh Husain, begitu sapaan akrabnya, langsung mengisi ceramah seusai shalat Isya berjamaah. Ceramah menggunakan Bahasa arab tersebut menghadirkan Ustad Hartono Yasin sebagai penerjemah.

Dalam ceramahnya, Syaikh Husain menyampaikan bahwa ikatan Indonesia dengan Palestina adalah ikatan tauhid. Batas negara bukan pemisah ukhuwah. Laksana bangunan yang kokoh. Kekuatan ummat Islam tidak dibatasi oleh batasan apapapun, sebab kekuatan ummat Islam adalah atas landasan keimanan.

Masih dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh jama’ah untuk senantiasa memaknai Ramadhan dengan kesungguhan. Yakni menjalankan nilai-nilai Ramadhan bukan hanya ketika 30 hari berpuasa, namun saat 11 bulan setelahnya.

“Barang siapa mempertahankan nilai-nilai Ramadhan, ketika ia meninggal dunia, nantinya ia akan meninggal seperti pada hari idul fitri.” Tuturnya. Diatara nilai Ramadhan tersebut adalah berinfaq meski hanya satu dinar. Sebab, Rasulullah adalah figur yang memiliki sifat dermawan.

Ia juga mencontohkoan kedermawan para sahabat Rasulullah lainnya, seperti Abu Bakar yang menginfaqkan seluruh hartanya, sahabat Utsman Bin Affan yang juga pernah menginfaqkan lebih dari 100 unta, dan masih banyak sahabat Rasulullah lainnya yang sangat dermawan menifaqkan hartanya di jalan Allah SWT.

Menurutnya sangat mengherankan bagi ummat sat ini. Kadang ketika diminta berinfaq, kita hanya memberi harta yang sedikit. Namun, ketika kita meminta kepada Allah, kita meminta yang paling besar.

Dalam ceramahnya juga, ia mengungkapkan kondisi Masjid Al-Aqsa yang kini dikuasai oleh kaum Yahudi. Kezaliman kaum yahudi di tanah palestinya juga digambarkannya. Terutama kezaliman terhadap masjid Al-Aqsa dan para jamaah yang akan melaksanakan Shalat di dalamnya. Ia pun mengajak kaum muslim di kota Palu untuk ikut merasakan kesedihan yang dirasakan oleh ummat islam di Palestina. (Raf)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*