Perjalanan Berkah ke Bumi Suriah

Anak-anak Suriah gembira menyambut kedatangan Relawan

Anak-anak Suriah gembira menyambut kedatangan Relawan

Bulan Juli adalah bulan yang sangat istimewa bagi kami. Bukan hanya karena bulan itu adalah bulan Ramadhan yang penuh berkah, tetapi bulan Juli 2015 kami diberi kesempatan untuk mengantarkan bantuan kaum muslimin Indonesia untuk Suriah. Yah, bulan Juli ini kami diamanahi menjadi relawan ke 6 Syam Organizer. Perasaan senang dan kecemasan campur aduk dalam hati kami. Bahagia karena kami mendapat kesempatan menginjakkan kaki di bumi Syam, bumi yang diberkahi oleh Allah. Namun cemas karena di beberapa media islam yang kami baca, bulan Ramadhan 1436 H itu, rezim Basar Assad genjar melakukan serangan, bahkan lebih gencar jika dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya.

Penantian keberangkatan menjadi moment yang sangat mendebarkan hati, berdebar apakah jadi berangkat atau ditunda bahkan di-cancel. Ah, tawakkal pada Allah adalah jalan terbaik yang kami pikirkan saat itu.

Waktu yang dinanti itupun akhirnya tiba juga. Rabu, 8 Juli 2015 kami berdua mendapatkan pembekalan. Sudah menjadi kebiasaan, setiap ada relawan yang akan diberangkatkan, pembekalan selalu diadakan untuk mempersiapkan apa saja yang harus dipersiapkan baik mental maupun fisik dan yang lainnya, termasuk program kemanusiaan yang harus kami, tim relawan, lakukan.

Selama 3 hari pembekalan dan penyampaian rencana program kemanusiaan Syam Organizer kami ikuti dan pada Sabtu, 11 Juli 2015, Relawan Kemanusiaan untuk Suriah Tim ke- 6 pun diberangkatkan dan diantar oleh Ketua Syam Organizer.

Terus terang saja, ini adalah perjalanan ke luar negeri kami yang pertama. Bukan untuk melancong tetapi untuk menyampaikan amanah dari kaum muslimin Indonesia untuk kaum muslimin di Suriah. Ya, di Suriah, sebuah negeri yang diberkahi Allah yang saat ini sedang dilanda derita kemanusiaan akibat penindasan rezim yang berkuasa di sana. Karenanya, ini pengalaman yang kami rasakan sangat luar biasa. Dituntut kesabaran, keberanian dan ketawakkalan kepada Allah dengan tawakkal yang sempurna. Karena bagi kami, kematian di bumi ini terasa lebih dekat, kapan dan dimanapun seolah kematian itu di depan mata dan menyertai setiap langkah dan perjalanan kami. Hasbunallah wa nikmal wakil.

Alhamdulillah, meski dengan berbagai kisah dan kejadian unik dan mendebarkan selama dalam perjalanan memasuki Suriah, akhirnya sampai juga kaki kami menginjakkan di Bumi yang diberkahi Allah. Selamat Datang, demikian seolah kami mendapat sambutan hangat dari warga dan tanah yang diberkahi Allah, Bumi Suriah. (Relawan Kemanusiaan Syam Organizer untuk Suriah, tim ke 6)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*