Perjalanan Sempurnakan Agama di Ujung Hutan Seram

Prosesi Akad Nikah

Prosesi Akad Nikah

“Laut luas kan kuseberangi, tinggi gunung kan kudaki”. Demikian ungkapan yang sering terdengar dari seseorang dilanda cinta asmara. Ini pula yang barangkali dialami oleh Opick al Amri salah satu personel Syam Organizer dari Ambon. Setelah sekian lama berusaha untuk mendapatkan separuh dari dien (menikah-red), akhirnya bidadari pendamping hidupnya pun ditemukan.

Hari indah itu bermula dari tawaran Ust. Salman, seorang dai  lokal  alumni Ponpes Darul Manar Kediri yang menawarkan seorang muslimah kepada laki-laki berperawakan tinggi tersebut. Gayungpun bersambut. Tawaran itu diterima oleh Opick bahkan hari H pun segera ditentukan, yakni 2 pekan setelah lebaran haji.

Jodoh memang tak kan lari ke mana begitu kata pepatah. Semua telah ditentukan. Padahal sebelumnya, banyak ustadz baik dari Jawa maupun lokal yang memberi tawaran kepadanya. Namun tidak satupun tawaran tersebut diterima. Hingga akhirnya datang tawaran dari ustadz Salman tersebut.

Hari yang ditunggupun datang juga. Akad nikahpun dilakukan. Perjalanan menuju lokasi pernikahan jaraknya sangat jauh. Medannya pun cukup berat. Jaraknya tidak kurang dari 300 km. Perjalanannya pun harus menyeberangi lautan, yakni 200 km dari Ambon ke Masohi dengan menyeberangi laut Seram dan 100 km dari Masohi ke desa Haya Tehoru menyusuri hutan dan gunung. Kemudian tidak kurang 30 km harus menyeberangi sungai Kawanoa yang lebarnya ratusan meter dan belum berjembatan sehingga motorpun harus diangkat. Sungai ini jika musim hujan sungai ini tidak bisa di seberangi. Perjalanan harus melewati laut menggunakan perahu ketinting.

IMG-20141023-WA0037

Jauhnya jarak dan sulitnya medan mengharuskan calon pengantin berangkat satu minggu sebelum hari H. Sementara teman-temannya berangkat 4 hari sebelum hari H.

Barakallu laka ya Opick. Wa baraka ‘alaika. Wa jama’a bainakuma fie khoir.[abu asma/a]

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*