Puisi Haru dari Nabila Untuk Anak-anak Bumi Syam

puisi nabilaSyamorganizer.com-Pekanbaru. Ada hal yang menarik dari acara Tabligh Akbar #Schoo4Sham “Tetap Sekolah di Musim Dingin” yang diselenggarakan hari Kamis 8/102015, ba’da maghrib di Masjid Raya Pekanbaru. Seorang akhwat cilik tampil dihadapan para jamaah meluapkan perasaannya dalam bentuk untain puisi.

Nabila, Yah Nabila namanya. Seorang kader cilik Forum Pemuda Masjid Raya (FODAMARA) membuat hati para jamaah terenyuh dan tersentuh oleh aksinya. Ia membacakan sebuah puisi yang berjudul “Tangisan anak-anak Palestina dan Suriah”. Air mata Nabila dan para jamaah tak terbendung saat puisi yang dibacakan Nabila bergema dalam masjid besar tersebut.

Tidak ada jamaah yang berbicara. Semua terpaku melihat aksi akhwat cilik tersebut dan merasakan betapa tersiksanya anak-anak Palestina dan Suriah saat sekarang ini. Pada saat pembacaan puisi, di layar tertera image slide yang meggambarkan kondisi anak-anak di Palestina dan Suriah.

Pada akhir puisinya, para jamaah mengusap air mata yang jatuh selama pembacaan puisi menggertarkan itu. Berikut teks puisi Nabila untuk teman- temannya di bumi Syam.

— Tangisan Anak- anak Palestina dan Suriah —

Mereka menangis..

Mereka kehilangan… Orang tua, sanak, saudara.

Mereka terluka.

Hati mereka tersayat.

Mereka, anak – anak Palestina dan Suriah.

Hati mereka menjerit.

Mereka terbiasa melihat mayat- mayat bergelimpangan.

Mereka terbiasa dengan suara jeritan, suara tangisan,

Kepedihan..

=====

Di mana..

Di manakah hati kalian wahai orang muslim?

Buta kah kah kalian?

Atau tuli kah kalian?

Sehingga mereka tak dapat tertawa bahagia lagi.

 

Laa ilaaha ilallah..

Laa ilaaha ilallah..

Laa ilaaha ilallah..

 

Mereka, anak- anak Palestina dan Suriah.

Tidak takut terhadap kematiannya.

Meskipun musuh mengacungkan senapannya ke hadapan mereka.

Laa ilaaha ilallah..

Laa ilaaha ilallah..

Laa ilaaha ilallah..

Mereka, anak- anak Palestina dan Suriah.

Berpegah teguh.

Berlindung kepada Nya.

Meskipun mereka belajar dengan balutan kedinginan.

Hanya satu yang mereka harapkan

Hanya satu yang mereka harapkan

Hanya satu.

Ya Allah,, Ya Allah,, Ya Allah

Buka kan lah hati saudara muslim kami.

Agar bisa bantu mereka.

(Rep: Riwa Gyantra, Pekanbaru)

Comments

comments

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*