Puisi yang Mengguncangkan Hati

puisi-sasa

Kudus, Syamorganizer.com – Kaget. Ya, itu yang terlihat pada diri panitia Even Tabligh Akbar Serentak 30 Kota di Kudus. Seorang gadis kecil berusia 10 tahun datang bersama ibu,kakak dan adiknya mendatangi panitia, dengan membawa selembar kertas. Jangan salah. Kertas yang dibawanya bukanlah uang ratusan ribu atau puluhan dolar. Yah, lembaran kertas yang dibawanya berisi bait-bait puisi curahan hati seorang bernama Sasa, gadis kecil yang berani dengan lantang meminta ijin panitia untuk menyumbangkan puisinya untuk Suriah.

Benar lembaran kertas itu bukanlah uang rupiah ataupun dolar. Selembar kertas itu tak bernilai mungkin di hadapan kita, namun selembar kertas yang ia bawa adalah bait bait puisi yang tak urung menggoncangkan dada setiap yang mendengar. Menguras airmata yang masih hidup hatinya.

Bait demi bait terasa begitu mahal dibandingkan dollar dan rupiah saat ia bacakan dengan lantang. Para hadirin, panitia dan pembicara pun ikut hanyut dalam lantunan bait demi bait puisi yang menampar kepedulian yang meresapinya. Akhmad Rizaldi, pemandu acara saat itu pun takmampu berkata karena isak tangisnya membungkam konsentrasi.

Usai membacakan puisi, Sasa yang diketahui duduk di bangku SD Besito kelas 5 pun segera berlalu pergi dan pulang bersama dengan ibu, kakak dan adiknya.

Berikut puisi yang dibaca Sasa

Tangisan Anak- anak Palestina dan Suriah

Mereka menangis..
Mereka kehilangan…
Orang tua, sanak, saudara.

Mereka terluka.
Hati mereka tersayat.
Mereka, anak – anak Palestina dan Suriah.

Hati mereka menjerit.
Mereka terbiasa melihat mayat- mayat bergelimpangan.
Mereka terbiasa dengan suara jeritan, suara tangisan,
Kepedihan.
Di mana..
Di manakah hati kalian wahai orang muslim?
Butakah kalian?
Atau tuli kah kalian?
Sehingga mereka tak dapat tertawa bahagia lagi.

Laa ilaaha ilallah..
Laa ilaaha ilallah..
Laa ilaaha ilallah..

Mereka, anak- anak Palestina dan Suriah.
Tidak takut terhadap kematiannya.
Meskipun musuh mengacungkan senapannya ke hadapan mereka.

Laa ilaaha ilallah..
Laa ilaaha ilallah..
Laa ilaaha ilallah..

Mereka, anak- anak Palestina dan Suriah.
Berpegah teguh.
Berlindung kepada Nya.
Meskipun mereka belajar dengan balutan kedinginan.
Hanya satu yang mereka harapkan
Hanya satu yang mereka harapkan
Hanya satu.

Ya Allah..
Ya Allah..
Ya Allah

Bukakanlah hati saudara muslim kami.
Agar bisa bantu mereka.

Reporter : Arieanda
Editor: Ar70

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*