Puluhan Milisi Besutan CIA Memasuki Suriah

New York – Syamorganizer.com – Sebuah koran Amerika Serikat baru-baru ini mengungkap sebuah pernyataan rahasia Barack Obama, terkait keterlibatan Amerika Serikat dalam konflik Suriah. Koran tersebut mengatakan bahwa milisi Suriah yang pernah dilatih CIA telah memasuki Suriah untuk bertempur di sana.
Harian AS New York Times menyebutkan dalam sebuah laporannya yang terbit pada Selasa (3/9) bahwa Presiden Barack Obama mengungkap rahasia tentang gelombang pertama pasukan milisi Suriah yang pernah mendapatkan pelatihan dari intelejen Amerika, CIA, beberapa bulan lalu, mulai merangsek masuk ke dalam Suriah untuk berpartisipasi dalam pertempuran yang sedang berlangsung di sana.
Menurut harian itu, gelombang pertama tersebut berjumlah 50 pasukan milisi dari warga Suriah.
New York Times menunjukkan bahwa hal itu diungkapkan Barack Obama pada Senin lalu (3/9) dalam sebuah pertemuan dengan Senator Partai Republik, John Mc Cain, di Gedung Putih. Pertemuan itu sendiri didorong rencana AS melancarkan serangan militer ke Suriah.
Harian terkemuka di AS tersebut menambahkan bahwa peran pasukan milisi Suriah tersebut tidak menutup kemungkinan menyerang kelompok-kelompok Jihad yang berjuang memerangi rezim tirani Bashar Al Asad, seperti Jabhah Nusrah dan lainnya, serta pejuang-pejuang Suriah yang memiliki hubungan dengan organisasi Al Qaidah, yang merupakan musuh utama Amerika Serikat.
Sebagaiman diungkap sejumlah media internasional beberapa bulan lalu, intelejen Amerika Serikat menggelar pelatihan militer untuk puluhan warga Suriah di Yordania. Mereka dilatih cara menggunakan senjata berat dan ringan dengan tujuan membantu kepentingan AS di Suriah. [sumber:hunef/kiblat.net]

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*